Mendengar Raffi ditangkap petugas BNN, Salim langsung bergegas ke Jakarta. Untuk menemani Raffi dan Mery.
Setiap hari Salim dan Merry menemani Raffi. Termasuk saat pindah dari Kantor BNN di Cawang ke Balai Rehabilitasi BNN di Lido. Setiap pagi harus antarkan makanan.
Saat direhabilitasi di Lido, Saliman mengungkap kisah Raffi tidak mau makan. Alasannya bikin Saliman dan Merry terharu.
Raffi tidak mau makan karena Saliman dan Mery hanya membawa tujuh bungkus makanan. Sementara di dalam ruang tahanan Raffi, ada sekitar 30 orang.
"Mas Raffi gak mau makan. Dia bilang begini, Mer kalau beli cuman segini mending gak usah".
Baca Juga:Nia Ramadhani Curhat Sedih saat Ngehost, Raffi Ahmad Beri Petuah Bijak
"Ya Allah orang ini baik banget. Dia aja lagi susah masih mikirin orang lain kan,"
"Supaya Raffi Ahmad mau makan, akhirnya setiap pagi, siang, dan malam harus beli makanan buat 30 orang," ungkap Saliman.
Hal ini dilakukan hingga Raffi Ahmad Bebas. Selain itu masih banyak kisah inspiratif yang dilihat Saliman selama Raffi direhabilitasi.
"Kalau diceritain semua bisa satu minggu," kata Saliman.
"Sudah-sudah," kata Raffi.
Baca Juga:Gading Marten Terbang ke Jerman Demi PDKT: Modal Dolar, tapi Gagal Total
Selain kisah di BNN, Saliman juga menjelaskan kronologis mobil Lamborghini Raffi Ahmad bisa terbakar. Serta beberapa kisah saat Saliman bekerja bersama Tyas.