Kejar-kejaran di Laut, Pengusaha Sulsel Mati Ditembak Petugas Bea Cukai

Haji Permata ditembak petugas Bea Cukai di daerah Tembilah Riau. Ada tiga tembakan bersarang di tubuhnya.

Muhammad Yunus
Sabtu, 16 Januari 2021 | 20:21 WIB
Kejar-kejaran di Laut, Pengusaha Sulsel Mati Ditembak Petugas Bea Cukai
Ilustrasi: Petugas patroli laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tembilahan mengejar empat unit kapal HSC tanpa nama di perairan Pulau Buluh, Riau, Jumat (15/1/2021). [Dok Bea Cukai]

SuaraSulsel.id - Haji Permata ditembak petugas Bea Cukai di daerah Tembilah Riau. Ada tiga tembakan bersarang di tubuh pemgusaha asal Sulsel itu.

Terdapat 3 luka tembak bersarang di tubuh Haji Permata. Satu di bagian dada, dua di atas perut. Tepat di ulu hati.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Batamnews -- jaringan suara.com, Otoritas Bea dan Cukai merilis alasan penindakan terhadap Haji Permata.

Aksi pengejaran terhadap kapal penyelundup kembali dilakukan oleh Satgas patroli laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tembilahan pada Jumat (15/1/2021) kemarin.

Baca Juga:Haji Permata Pengusaha Ternama Asal Sulsel Ditembak di Batam

Satgas patroli laut Bea Cukai, berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh, berupaya menghentikan laju empat buah kapal high speed craft (HSC) bermesin 6 x 250 PK tanpa nama dan satu buah kapal bermuatan orang banyak yang membawa rokok selundupan di perairan Pulau Buluh, Riau.

Ini bermula dari kecurigaan petugas atas adanya pergerakan empat HSC yang beriringan dan cocok dengan informasi intelijen yang diperoleh.

Petugas kemudian sudah melakukan pembuntutan sejak dari perairan Pulau Medang Lingga.

Namun, karena mereka menggunakan mesin dengan kapasitas di atas kelaziman, maka petugas tidak berhasil melakukan pencegatan.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau. Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,” ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat.

Baca Juga:Melawan Saat Dibekuk Petugas Bea Cukai, Pengusaha di Batam Tewas Ditembak

Mendapati keempat HSC tersebut melakukan perlawanan, petugas Bea Cukai memberikan peringatan melalui sirene dan perintah lisan melalui pengeras suara, namun HSC tersebut tidak memperdulikan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini