5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein

Menu sarapan ternyata berpengaruh terhadap rasa lapar yang Anda alami seharian. Bagi yang sedang diet, disarankan untuk memperbanyak makan protein. Kenapa?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Senin, 21 Desember 2020 | 11:38 WIB
5 Alasan Pejuang Diet Wajib Sarapan dengan Protein
Ilustrasi makanan sumber protein, susu, ikan, daging dan telur untuk sarapan. (Shutterstock)

SuaraSulsel.id - Menu sarapan ternyata berpengaruh terhadap rasa lapar yang Anda alami seharian. Bagi yang sedang diet, disarankan untuk memperbanyak makan protein. Kenapa?

Dikutip dari situs Healtline, protein menjadi nutrisi terpenting untuk menurunkan berat badan. Karena tubuh menggunakan lebih banyak kalori untuk memetabolisme protein, dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat.

Selain itu, protein juga disebutkan menimbulkan rasa kenyang lebih lama. Satu studi dilakukan terhadap sejumlah perempuan menunjukkan bahwa meningkatkan asupan protein dari 15 persen menjadi 30 persen dari total kalori, membantu kurangi jumlah kalori yang dikonsumsi hingga 441 per hari.

Diet itu kemudian menimbulkan penurunan berat badan 5 kg dalam waktu 12 minggu. Selain membantu penurunan berat badan, sarapan lebih banyak protein ternyata memiliki berbagai manfaat lain bagi tubuh.

Baca Juga:Pria Ini Makan Belalang untuk Bertahan Hidup, Diduga hingga Berbulan-bulan

Dikutip dari Healthline, berikut manfaat sarapan dengan protein bagi tubuh:

1. Mempertahankan berat badan

Protein juga dapat mempertahankan penurunan berat badan dalam jangka panjang. Sebuah penelitian menemukan bahwa meningkatkan protein dari 15 menjadi 18 persen kalori membuat para pelaku diet mendapatkan kembali berat badan 50 persen lebih sedikit.

2. Mengurangi rasa lapar

Banyak penelitian yang meneliti bagaimana protein saat sarapan mempengaruhi perilaku makan. Beberapa dari mereka telah menunjukkan bahwa sarapan berprotein tinggi mengurangi rasa lapar dan membantu orang makan hingga 135 lebih sedikit kalori di kemudian hari.

Baca Juga:Diet Ikan Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung 30 Persen, ini Kata Ahli!

Faktanya, pemindaian MRI telah menunjukkan bahwa makan sarapan kaya protein mengurangi sinyal di otak yang mengontrol motivasi makanan dan perilaku yang didorong oleh penghargaan. Protein juga membantu tetap merasa kenyang.

Ini karena ia mengaktifkan sinyal tubuh yang mengekang nafsu makan, yang mengurangi keinginan makan berlebihan.

Hal itu sebagian besar disebabkan oleh penurunan hormon kelaparan ghrelin dan peningkatan hormon kepenuhan peptida YY, GLP-1 dan kolesistokinin.

3. Bantu menghilangkan lemak perut

Sarapan tinggi protein bisa mengurangi nafsu makan juga keinginan mengemil. Karena itu juga dapat membantu untuk menghilangkan lemak perut.

Protein makanan berbanding terbalik dengan lemak perut, yang berarti semakin banyak protein berkualitas tinggi yang dimakan, semakin sedikit lemak perut yang tersisa.

4. Percepat metabolime

Mempercepat metabolisme dapat menurunkan berat badan, karena hal itu membuat tubub membakar lebih banyak kalori. Tubuh menggunakan lebih banyak kalori untuk memetabolisme protein (20-30%) daripada karbohidrat (5-10%) atau lemak (0-3%).

Hal itu berarti tubub membakar lebih banyak kalori dengan makan protein daripada dengan makan karbohidrat atau lemak.

Faktanya, asupan protein yang tinggi telah terbukti menghasilkan 80 hingga 100 kalori ekstra yang dibakar setiap hari.

5. Cegah kehilangan massa otot

Diet protein tinggi juga dapat membantu mencegah kehilangan otot selama pembatasan kalori, dan sebagian mencegah penurunan metabolisme yang sering kali disertai dengan penurunan berat badan atau disebut sebagai mode kelaparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini