Indeks Terpopuler News Lifestyle

Tim SAR Upayakan Pencarian 15 Korban Banjir Luwu Utara

M Nurhadi Kamis, 16 Juli 2020 | 12:35 WIB

Tim SAR Upayakan Pencarian 15 Korban Banjir Luwu Utara
Banjir bandang Masamba Luwu Utara (ACT)

"Hari ini dibagi menjadi enam SRU (Search Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di daerah pemukiman warga," kata Mustari.

SuaraSulsel.id - Upaya pencarian 15 korban banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin (13/7/2020) kembali dilanjutkan.

"Hari ini dibagi menjadi enam SRU (Search Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di daerah pemukiman warga," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar Mustari kepada Antara, Kamis (16/7/2020).

Sejumlah titik jadi fokus pencarian korban banjir seperti Kelapa Gading Asri dan Perumahan Graha, Jalan Masamba-Tomimi, Puncak Meli Patambua, Tugu Coklat, kawasan Jalan Ir Soekarno, sekitar Jalan Lesangi hingga perumahan sekitar bandara Andi Djemma.

Mustari mejelaskan, kendala dihadapi para petugas saat menuju lokasi pencarian seperti jalanan penuh lumpur dan batang pohon tumbang yang belum semuanya dibersihkan. Ada sekitar lima ratus petugas SAR dan potensi SAR mendukung upaya pencarian korban.

Di Kabupaten Luwu Utara, banjir bandang melanda Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.

Melansir Antara, hingga Kamis (16/7/2020), bencana banjir di Luwu Utara tercatat telah menyebabkan 21 orang meninggal dunia.

Tidak hanya itu, bencana banjir juga menyebabkan 4.930 rumah terendam, 10 rumah hanyut, 213 rumah tertimbun pasir bercampur lumpur, satu Kantor Koramil 1403-11 terendam air dan lumpur, jembatan antar desa terputus, dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi satu hingga empat meter.

Disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir memaksa 156 kepala keluarga yang terdiri atas 655 orang mengungsi. Banjir bandang tersebut juga berdampak pada 4.202 keluarga yang terdiri atas 15.994 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait