Muhammad Yunus
Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB
Pesepakbola De Red FC Raja Imam (kedua kanan) dihadang oleh pemain PSM Makassar saat laga perdana Grup K Zona Timur 2 di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-Media Officer De Red FC]
Baca 10 detik
  • De Red FC takluk 0-2 dari PSM Makassar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pada hari Selasa, 3 November.
  • Pelatih Aji Santoso menyatakan rotasi pemain dan perbedaan kualitas membuat De Red FC kalah serta kesulitan mengembangkan permainan.
  • Pelatih Darije Kalezic merasa puas karena PSM sukses mengontrol pertandingan penuh dan meraih kemenangan untuk menambah kepercayaan diri.

SuaraSulsel.id - Pelatih De Red FC Aji Santoso mengakui kualitas timnya masih berada di bawah PSM Makassar setelah kalah 0-2 pada laga perdana Grup K Zona Timur 2 ILeague Cup 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/11).

Aji mengatakan kekalahan tersebut tidak lepas dari perbedaan kualitas kedua tim. Selain itu, De Red FC juga melakukan rotasi besar-besaran dengan hanya mempertahankan satu pemain dari laga sebelumnya melawan Deltras, yakni Fava Sheva.

"Ini kalah 0-2, tetapi memang di pertandingan ini saya banyak merotasi pemain. Bahkan hanya satu pemain, Sheva, yang kemarin melawan Deltras bermain, hari ini saya mainkan," kata Aji dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Menurut dia, rotasi dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain menjelang pertandingan berikutnya melawan PSBS Biak. Karena itu, sebagian besar pemain yang tampil saat menghadapi Deltras tidak diturunkan melawan PSM.

Aji juga mengakui para pemainnya kesulitan mengembangkan permainan karena kualitas PSM berada di atas timnya.

"Memang dari segi kualitas kami kalah dengan PSM Makassar, sehingga anak-anak agak sulit untuk bisa berkembang," ujarnya.

De Red FC sebenarnya melepaskan delapan tembakan sepanjang pertandingan. Namun, tidak satu pun mengarah ke gawang PSM. Aji menilai peluang tersebut belum masuk kategori kesempatan emas karena tercipta dalam kondisi yang kurang ideal.

Kekalahan ini juga membuat peluang De Red FC melaju ke semifinal semakin tipis. Aji menilai timnya akan semakin sulit lolos apabila PSBS Biak kembali meraih kemenangan.

"Untuk peluang lolos pada pertandingan berikutnya menurut saya memang sangat kecil. Kalau PSBS menang lagi, sudah pasti lolos," tuturnya.

Baca Juga: De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Meski demikian, Aji tetap meminta para pemainnya tampil maksimal. Ia menyebut keikutsertaan De Red FC yang masih berstatus klub Liga 2 dalam turnamen tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan tim menghadapi klub-klub dengan level kompetisi lebih tinggi.

Pertandingan melawan PSM sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim depan.

Pemain De Red FC Fava Sheva mengakui pertandingan berlangsung sengit meskipun timnya harus menerima kekalahan.

"Pertandingan ini cukup sengit walaupun posisi kami kalah. Mungkin ke depannya lebih banyak evaluasi untuk pertandingan berikutnya," kata Sheva.

Darije Kalezic Optimistis PSM Lolos Fase Grup

Di kubu PSM Makassar, pelatih Darije Kalezic mengaku puas dengan kemenangan 2-0 atas De Red FC. Hasil tersebut menjadi modal kepercayaan diri bagi Juku Eja untuk melangkah ke fase berikutnya.

Load More