Ilustrasi: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat pelantikan 369 Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP Kota Makassar di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026) [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
- Kejaksaan Negeri Makassar menghentikan sementara penyelidikan kasus dugaan jual beli jabatan kepala sekolah pada Oktober 2026.
- Penghentian dilakukan karena bukti dan keterangan dari lima belas saksi belum mencukupi perbuatan melawan hukum.
- Kejari Makassar masih menunggu laporan hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Makassar untuk kemungkinan membuka kembali kasus tersebut.
"Ada pembayaran. Dia sudah ambil uang," ungkapnya.
Selain itu ada dugaan nepotisme. Dimana Yunus menempatkan istri di sekolah yang banyak siswanya.
Namun, Kejari Makassar menyatakan belum menemukan fakta yang cukup untuk mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum.
Pihak Kejari beralasan pengusutan kasus ini selanjutnya masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Makassar.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso