- Pemuda bernama Muh Akmal Makmur tewas akibat pengeroyokan di Makassar pada 4 Oktober 2026.
- Polrestabes Makassar mengamankan 20 pelajar SMP yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
- Korban diserang menggunakan parang dan busur setelah mengalami kecelakaan motor di lokasi kejadian.
Saat melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan Kilometer 19, tepat di depan Alfamart Arung Teko, dua sepeda motor yang ditumpangi sejumlah anggota kelompok korban terlibat kecelakaan.
Motor yang dikendarai Arif dengan membonceng Nizar dan Akmal bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Angga bersama Farel.
Akmal dan Farel berada dalam kondisi terjatuh setelah kecelakaan tersebut.
Di saat itulah, kelompok yang diduga berasal dari Maros melihat kecelakaan tersebut. Mereka kemudian berbalik arah dan kembali mendatangi kelompok korban.
Serangan kembali terjadi.
Kelompok tersebut diduga menyerang menggunakan parang dan busur. Akmal dan Farel yang masih berada dalam kondisi pascakecelakaan tidak sempat menyelamatkan diri.
Keduanya kemudian menjadi sasaran pengeroyokan.
Akmal mengalami luka robek pada bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan senjata tajam jenis parang.
Tak hanya itu, sebuah anak panah busur juga ditemukan masih menancap di bagian kepalanya.
Baca Juga: Begini Kualitas Udara Kota Makassar Senin 5 Oktober, Gubernur: Pakai Masker!
Nyawanya tak tertolong. Akmal meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, Farel mengalami luka berat.
Remaja berusia 16 tahun tersebut menderita luka robek pada bagian kepala dan punggung.
Farel hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS dr Tadjuddin Chalid Makassar.
Polisi Masih Dalami Peran 20 Pelajar
Jenazah Akmal kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar sekitar pukul 05.08 Wita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP
-
BRI Gandeng KPK Cetak Penyuluh Antikorupsi Lewat PELOPOR 2026
-
Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA
-
Begini Kualitas Udara Kota Makassar Senin 5 Oktober, Gubernur: Pakai Masker!
-
MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?