Muhammad Yunus
Rabu, 16 September 2026 | 15:47 WIB
Hasnah (60 tahun) masih menanti kabar putrinya, Hasbiah (34 tahun), kru KM Virgo Transport 8 yang tenggelam dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Hasbiah, penyanyi KM Virgo Transport 8 asal Maros, hilang dalam insiden kapal tenggelam di Laut Jawa pada Minggu dini hari, 13 September 2026.
  • Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin itu mengangkut 243 orang, dengan korban selamat 108 orang dan enam meninggal dunia.
  • Hingga Rabu, 16 September 2026, tim SAR gabungan masih memperluas pencarian 129 korban hilang menggunakan teknologi bawah air.

"Dia sudah lama bekerja sebagai penyanyi. Dari sebelum menikah," kata Hasnah.

Setiap mendapat pekerjaan di kapal, Hasbiah biasanya harus meninggalkan rumah selama sekitar satu bulan.

Pekerjaan itu menjadi bagian dari kehidupannya sekaligus cara untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Namun, keberangkatan terakhir Hasbiah sempat membuat Hasnah berat hati.

Sang ibu sebenarnya sudah meminta putrinya tidak berangkat.

Bukan tanpa alasan. Anak bungsu Hasbiah baru berusia empat bulan ketika ibunya harus kembali bekerja di kapal.

"Waktu baru mau berangkat anaknya yang terakhir menangis keras. Mungkin kalau bisa bicara dia tidak izinkan pergi," kenangnya.

Hasbiah memiliki empat anak. Anak sulungnya kini duduk di bangku SMP. Anak keduanya masih bersekolah di SD. Anak ketiganya berusia lima tahun. Sedangkan si bungsu masih bayi, baru berusia empat bulan.

Kini, keempat anak itu menunggu kepulangan ibunya.

Baca Juga: Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8

Di tengah penantian tersebut, Hasnah hanya bisa kembali kepada doa. Ia berharap pencarian di Laut Jawa membawa pulang putrinya, perempuan yang selama ini pergi bekerja meninggalkan empat anak demi mencari nafkah.

KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapal tersebut terbalik dan tenggelam pada Minggu dini hari.

Operasi pencarian dan pertolongan masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Hingga Rabu, 16 September 2026 siang, setelah empat hari operasi, sebanyak 114 penumpang dan awak kapal telah ditemukan dan dievakuasi.

Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat. Enam lainnya meninggal dunia.

Masih ada 129 orang yang belum ditemukan. Mereka adalah bagian dari total 243 penumpang dan kru yang berada dalam pelayaran tersebut.

Load More