Muhammad Yunus
Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27 WIB
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, melepas relawan Unhas yang akan memberi dukungan penanganan tanggap darurat pasca bencana gempa bumi di NTT, Senin 17 Agustus 2026 [SuaraSulsel.id/Unhas]
Baca 10 detik
  • Rektor Universitas Hasanuddin resmi melepas relawan tanggap darurat pascabencana gempa bumi NTT di Makassar pada Senin, 17 Agustus.
  • Tim relawan terdiri atas mahasiswa KKN Tematik dan tenaga medis terpadu yang diberangkatkan secara bertahap mulai Rabu, 19 Agustus.
  • Relawan akan bertugas di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, selama dua pekan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Rektor Unhas menambahkan semua fakultas akan dilibatkan dalam aksi bersama ini. Tim Bantuan Medis yang diturunkan berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unhas, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Vokasi.

“Semua fakultas terlibat. Yang dipersiapkan bukan hanya mahasiswa yang berangkat, tetapi juga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lokasi,” tambah Prof. JJ.

KKN Tematik Tanggap Bencana dan Tim Bantuan Medis ini merupakan bagian dari upaya Unhas mengembangkan pola respons cepat ketika terjadi bencana.

Melalui keterlibatan mahasiswa, dosen, pusat studi, serta jejaring kelembagaan, perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan dukungan yang terukur sekaligus tetap menempatkan keselamatan dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas.

Tim pertama dijadwalkan berangkat menuju NTT pada Rabu (19/8) dan akan berada di lokasi selama kurang lebih dua pekan.

Mahasiswa akan ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Load More