- Dua belas mahasiswa KKN Unhas mengalami kecelakaan pikap akibat rem blong di Bantaeng, Kamis 13 Agustus 2026.
- Pengemudi sempat membenturkan mobil ke pohon sebelum kendaraan terbalik saat perjalanan pulang dari kegiatan penghijauan.
- Seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis hingga kondisinya membaik.
Dari pemeriksaan tersebut, dua mahasiswa mengalami keseleo pada bagian kaki. Sementara satu mahasiswa terindikasi mengalami fraktur pada bagian paha.
Meski mengalami sejumlah cedera, kondisi seluruh mahasiswa dilaporkan membaik setelah mendapatkan penanganan medis.
Sebanyak 10 mahasiswa kemudian diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan observasi di rumah sakit.
"Sebanyak 10 mahasiswa telah dapat dipulangkan langsung," ujar Ishaq.
Sementara dua mahasiswa lainnya juga telah dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit. Namun, keduanya masih berada di rumah sakit karena sedang tertidur saat proses pemulangan dilakukan.
Putri kemudian memutuskan agar kedua mahasiswa tersebut tetap beristirahat di rumah sakit dan akan menjemput mereka saat proses pemulangan ke Makassar.
"Kedua mahasiswa akan dijemput dan dipulangkan ke Makassar hari ini," kata Ishaq.
Kecelakaan tersebut terjadi saat pelaksanaan KKN Unhas Gelombang 116 memasuki tahap akhir.
Rangkaian penutupan dan penarikan mahasiswa KKN dilakukan secara bertahap mulai Rabu hingga Sabtu 15 Agustus 2026 besok.
Baca Juga: Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
Khusus mahasiswa KKN yang ditempatkan di Kabupaten Bantaeng, proses penarikan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, hari ini.
Pihak Unhas memastikan mahasiswa yang menjadi korban mendapatkan penanganan setelah kecelakaan. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan proses pemulangan mahasiswa berjalan dengan baik.
Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat Unhas, Suleha Thamrin juga mengingatkan mahasiswa agar tetap memperhatikan keselamatan selama menjalankan aktivitas hingga seluruh rangkaian KKN selesai.
"Kami berharap para mahasiswa dapat terus berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas di penghujung masa KKN," kata Suleha.
Saat ini seluruh mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan tersebut dilaporkan dalam kondisi membaik.
Proses pemulangan mahasiswa dari Kabupaten Bantaeng ke Makassar juga dilakukan setelah mendapatkan penanganan dan dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?