Muhammad Yunus
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB
Mobil bak terbuka yang ditumpangi 12 mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Makassar mengalami kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Kamis 13 Agustus 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Dua belas mahasiswa KKN Unhas mengalami kecelakaan pikap akibat rem blong di Bantaeng, Kamis 13 Agustus 2026.
  • Pengemudi sempat membenturkan mobil ke pohon sebelum kendaraan terbalik saat perjalanan pulang dari kegiatan penghijauan.
  • Seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis hingga kondisinya membaik.

Dari pemeriksaan tersebut, dua mahasiswa mengalami keseleo pada bagian kaki. Sementara satu mahasiswa terindikasi mengalami fraktur pada bagian paha.

Meski mengalami sejumlah cedera, kondisi seluruh mahasiswa dilaporkan membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

Sebanyak 10 mahasiswa kemudian diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan observasi di rumah sakit.

"Sebanyak 10 mahasiswa telah dapat dipulangkan langsung," ujar Ishaq.

Sementara dua mahasiswa lainnya juga telah dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit. Namun, keduanya masih berada di rumah sakit karena sedang tertidur saat proses pemulangan dilakukan.

Putri kemudian memutuskan agar kedua mahasiswa tersebut tetap beristirahat di rumah sakit dan akan menjemput mereka saat proses pemulangan ke Makassar.

"Kedua mahasiswa akan dijemput dan dipulangkan ke Makassar hari ini," kata Ishaq.

Kecelakaan tersebut terjadi saat pelaksanaan KKN Unhas Gelombang 116 memasuki tahap akhir.

Rangkaian penutupan dan penarikan mahasiswa KKN dilakukan secara bertahap mulai Rabu hingga Sabtu 15 Agustus 2026 besok.

Baca Juga: Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Khusus mahasiswa KKN yang ditempatkan di Kabupaten Bantaeng, proses penarikan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, hari ini.

Pihak Unhas memastikan mahasiswa yang menjadi korban mendapatkan penanganan setelah kecelakaan. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan proses pemulangan mahasiswa berjalan dengan baik.

Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat Unhas, Suleha Thamrin juga mengingatkan mahasiswa agar tetap memperhatikan keselamatan selama menjalankan aktivitas hingga seluruh rangkaian KKN selesai.

"Kami berharap para mahasiswa dapat terus berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas di penghujung masa KKN," kata Suleha.

Saat ini seluruh mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan tersebut dilaporkan dalam kondisi membaik.

Proses pemulangan mahasiswa dari Kabupaten Bantaeng ke Makassar juga dilakukan setelah mendapatkan penanganan dan dinyatakan dapat meninggalkan rumah sakit.

Load More