- Herman, pedagang asal Surabaya, rutin menjual bendera di Makassar setiap Agustus sejak 2017 dan meraup omzet puluhan juta rupiah.
- Saidil Ammar, warga pendatang asal Sukabumi yang menetap di Makassar, menjual bendera buatan istrinya pada siang hari dan sari laut saat malam.
- Kedua pedagang tersebut memanfaatkan momentum perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Makassar untuk mendapatkan tambahan penghasilan keluarga.
Setiap menjelang perayaan kemerdekaan, permintaan terhadap bendera kembali muncul.
Harga yang ditawarkan Herman cukup beragam. Mulai Rp25 ribu hingga Rp175 ribu. Tergantung ukuran dan jenis bendera.
Ia biasanya mulai berjualan pada awal Agustus. Lapaknya bertahan hingga sekitar tanggal 20-an, ketika euforia perayaan kemerdekaan mulai mereda.
Setelah itu, Herman kembali berkemas.
Bendera-bendera yang tersisa dibereskan. Barang dagangan disiapkan untuk perjalanan pulang, dan ia kembali ke Surabaya.
Sampai tahun berikutnya, ketika bulan Agustus kembali tiba dan perjalanan yang sama kembali dimulai.
Dari satu musim jualan, omzet Herman bahkan bisa mencapai sekitar Rp42 juta.
"Ya lumayanlah. Tahun kemarin Rp42 juta, kalau sekarang belum ada bayangan," tambahnya.
Angka itu tentu belum seluruhnya menjadi keuntungan. Ada ongkos pengiriman barang, perjalanan, kebutuhan selama berada di Makassar, dan berbagai biaya lainnya.
Baca Juga: Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Namun, hasil tersebut cukup menjadi alasan bagi Herman untuk terus kembali.
Di jalan yang berbeda, ada pula cerita Saidil Ammar, 37 tahun.
Berbeda dengan Herman yang datang dari Surabaya khusus menjelang musim kemerdekaan, Saidil sudah menetap di Makassar sejak 2021.
Lelaki asal Sukabumi itu memanfaatkan Agustus dengan cara yang sedikit berbeda.
Siang hari di jalan Urip Sumoharjo, ia menjual bendera. Malam harinya, pekerjaan berganti. Saidil berjualan sari laut.
Dua pekerjaan tersebut dijalaninya dalam satu hari untuk menambah penghasilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan