Muhammad Yunus
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:58 WIB
Petugas Damkar Makassar memadamkan api di lantai dua Nipah Mall Makassar, Minggu (9/8/2026) malam [SuaraSulsel.id/Damkar Makassar]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda lantai dua Nipah Mall Makassar pada Minggu, 9 Agustus 2026 malam, menyebabkan kepanikan pengunjung tanpa menimbulkan korban jiwa.
  • Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar mengerahkan 30 unit mobil pemadam dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 20 menit.
  • Manajemen memastikan tidak ada korban jiwa dan Nipah Park kembali beroperasi normal keesokan harinya setelah situasi dinyatakan aman.

SuaraSulsel.id - Kobaran api di lantai dua Nipah Mall Makassar, Minggu (9/8/2026) malam, membuat pengunjung panik. Kebakaran yang terjadi saat pusat perbelanjaan masih beroperasi itu langsung direspons dengan pengerahan kekuatan penuh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar.

Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Kendaraan ditempatkan di luar gedung dan menyemprotkan air ke titik api menggunakan armada yang mampu menjangkau ketinggian hingga 30 meter.

Belasan personel Damkar Makassar juga naik ke bagian atas gedung untuk membantu proses pemadaman dari jarak dekat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan seluruh armada yang telah terisi air langsung dikerahkan ke Nipah Mall.

Langkah itu dilakukan agar petugas tidak kehilangan waktu untuk bolak-balik mengisi ulang air.

"Semua mobil yang terisi air kita kerahkan. Supaya tidak perlu bolak-balik mengambil air," kata Fadli kepada Suara.com.

Bagunan Nipah Mall terdiri dari 6 lantai dan tambahan gedung perkantoran yang terintegrasi dengan ketinggian 10 lantai.

Menurut Fadli, pemadaman gedung tinggi memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya faktor angin yang dapat membuat api lebih sulit dikendalikan.

Api Hanya di Teras, Tidak Masuk ke Toko

Baca Juga: Kalla: Nipah Mall Aman dan Kondusif Usai Kebakaran

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.48 Wita. Api muncul di area lantai dua, tepatnya pada bagian teras di sekitar fasad gedung dan area penampungan barang milik salah satu tenant.

Kepulan asap kemudian terlihat dari dalam area mal dan membuat pengunjung panik.

Fadli memastikan api tidak sampai menjalar ke dalam toko. Material yang terbakar berada di area teras dan merupakan sejumlah perlengkapan yang digunakan staf tenant.

"Hanya di teras. Di situ ada penampungan barang. Jadi yang terbakar perlengkapan yang biasanya digunakan staf toko," ujarnya.

Api berhasil dikendalikan sekitar 20 menit setelah proses pemadaman dilakukan.

Dua orang sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak napas akibat paparan asap. Tidak ada laporan korban jiwa.

Sistem Proteksi Gedung Nipah Dinilai Membantu

Selain mengerahkan armada dari luar, petugas Damkar juga mendapat dukungan dari sistem proteksi kebakaran yang dimiliki Nipah Mall.

Fadli mengapresiasi sistem pencegahan dan jaringan pipa pemadam yang tersedia di dalam gedung.

Menurut dia, jaringan pipa yang tersedia di setiap lantai membuat penanganan api dapat dilakukan lebih cepat.

"Hampir setiap lantai gedung ada jaringan pipa air yang terisi," kata Fadli.

Ia pun mengingatkan seluruh pengelola gedung bertingkat di Makassar agar tidak hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran ketika terjadi kebakaran.

Sistem proteksi internal harus diperiksa secara berkala dan dipastikan benar-benar berfungsi saat dibutuhkan.

Fadli juga meminta pengelola gedung rutin menggelar simulasi evakuasi dan penanganan kebakaran.

"Adakan simulasi untuk memastikan semua peralatan dan sistem keamanan gedung berfungsi dengan baik," katanya.

Petugas Internal Lebih Dulu Menangani Api

Property General Manager Nipah Park & Office, Aswan Amiruddin, mengatakan petugas internal menjadi pihak pertama yang menangani api setelah percikan terlihat pada bagian fasad gedung di atas signage salah satu tenant.

Petugas menggunakan APAR untuk melakukan penanganan awal. Namun karena api belum sepenuhnya terkendali, penanganan kemudian dilanjutkan menggunakan selang hydrant.

Di saat bersamaan, manajemen melakukan evakuasi terhadap pengunjung, tenant, dan pekerja yang masih berada di dalam gedung.

"Begitu peristiwa diketahui manajemen segera mengambil tindakan dengan melakukan evakuasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran serta aparat terkait. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Aswan, Senin (10/8/2026).

Menurut Aswan, kondisi angin di sekitar lokasi turut menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

Karena api belum sepenuhnya dapat ditangani tim internal, petugas Damkar kemudian mengambil alih proses pemadaman.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 30 menit.

Penyebab Kebakaran Belum Dipastikan

Dugaan awal sempat mengarah pada korsleting listrik pada lampu neon box. Namun, manajemen Nipah Park menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan pihak berwenang.

Aswan meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kebakaran maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Hingga saat ini penyebab pasti peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Kami menyerahkan proses pemeriksaan dan penyelidikan kepada pihak serta aparat yang berwenang," ujarnya.

Setelah api dipastikan padam, manajemen bersama petugas terkait melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa maupun potensi bahaya lainnya.

Nipah Mall Kembali Beroperasi

Sehari setelah kebakaran, manajemen memastikan kondisi Nipah Park dan kawasan perkantoran di dalam kompleks kembali aman dan kondusif.

Nipah Park tetap beroperasi normal mulai pukul 10.00 Wita.

Manajemen memastikan aspek keselamatan pengunjung, tenant, dan petugas menjadi prioritas dalam operasional pascakebakaran.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam proses pemeriksaan dan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku," kata Aswan.

Load More