- Power bank penumpang Batik Air rute Makassar-Jakarta mengeluarkan asap.
- Awak kabin menangani insiden tersebut dengan cepat dan pesawat mendarat dengan selamat.
- Batik Air mengingatkan aturan membawa power bank dan masih menyelidiki penyebab insiden.
SuaraSulsel.id - Batik Air memberikan penjelasan terkait insiden power bank milik salah seorang penumpang yang mengeluarkan asap dan percikan api saat penerbangan ID-6143 dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada 29 Juli 2026.
Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan awak kabin yang telah dibekali pelatihan penanganan keadaan darurat langsung bergerak cepat begitu mengetahui adanya asap dari perangkat tersebut.
"Awak kabin segera menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar operasional. Penanganan dilakukan secara cepat dan tepat menggunakan peralatan keselamatan yang tersedia di dalam pesawat sehingga kondisi dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang lebih lanjut," ujar Danang dalam keterangannya, Minggu 2 Agustus 2026.
Selama proses penanganan, awak kabin juga memastikan keselamatan penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian serta terus berkoordinasi dengan kapten penerbang sesuai prosedur operasional penerbangan.
Setelah situasi dinyatakan aman, penerbangan dilanjutkan hingga pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Seluruh penumpang maupun awak pesawat dipastikan berada dalam kondisi aman.
Batik Air Ingatkan Aturan Membawa Power Bank
Batik Air kembali mengingatkan seluruh penumpang mengenai ketentuan membawa power bank selama penerbangan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan.
Power bank tidak diperbolehkan digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik selama penerbangan.
Selain itu, perangkat tersebut wajib dibawa ke dalam kabin dan tidak boleh dimasukkan ke bagasi tercatat maupun disimpan di kompartemen bagasi atas (overhead compartment).
Baca Juga: Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin
Selama penerbangan, power bank harus tetap berada dalam pengawasan penumpang, baik disimpan di kantong kursi (seat pocket), saku pakaian, maupun tas kecil yang diletakkan di bawah kursi.
"Ketentuan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan," kata Danang.
Penyebab Masih Diselidiki
Batik Air menyatakan proses investigasi masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti power bank tersebut mengeluarkan asap dan percikan api.
Maskapai saat ini tengah mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Danang menambahkan, Batik Air mengapresiasi profesionalisme awak kabin yang bertindak cepat sesuai prosedur sehingga insiden dapat ditangani tanpa menimbulkan dampak lebih besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika
-
Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan