- Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Starry Rampengan, membantah tuduhan penyimpangan anggaran di media sosial pada tahun ini.
- Pengelolaan keuangan di rumah sakit tersebut telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku dan diawasi lembaga berwenang.
- Pihak rumah sakit telah melakukan berbagai pembenahan fasilitas, peralatan medis, serta peningkatan kualitas layanan bagi pasien.
SuaraSulsel.id - Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Starry Rampengan, menanggapi isu yang beredar di media sosial yang menyasar dirinya.
Dengan menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas memimpin rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia Timur.
Starry membantah tuduhan yang beredar terkait dugaan penyimpangan anggaran.
Ia memastikan seluruh pengelolaan keuangan di RSUP Kandou dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan berada di bawah pengawasan lembaga yang berwenang.
Menurutnya, amanah sebagai Direktur Utama harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
"Kalau Tuhan yang menempatkan saya di posisi ini, maka saya harus mempertanggungjawabkannya dengan bekerja benar. Tantangan pasti ada, tetapi saya percaya Tuhan juga yang akan menolong saya melewatinya," ujar Starry.
Selama sekitar satu tahun memimpin RSUP Kandou, Starry mengatakan berbagai pembenahan telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Perbaikan tersebut meliputi penguatan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), penataan sistem antrean pasien rawat jalan dan pengambilan obat, hingga pembenahan fasilitas rumah sakit seperti plafon, sanitasi, dan instalasi pendingin ruangan.
Selain itu, rumah sakit juga melakukan peningkatan terhadap sejumlah peralatan medis guna mendukung mutu pelayanan kepada pasien.
Baca Juga: Indonesia Impor Perdana Babi Asal Denmark
Starry menegaskan seluruh pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Ia mengakui setiap perubahan tidak selalu diterima oleh semua pihak. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi komitmennya untuk terus melakukan pembenahan demi kepentingan pasien.
"Yang terpenting bagi saya adalah masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Itu yang selalu menjadi tujuan kami," katanya.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional di kawasan Indonesia Timur, RSUP Kandou setiap hari melayani ribuan pasien dari berbagai daerah.
Karena itu, Starry menilai peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan tanpa terpengaruh oleh berbagai opini maupun tekanan yang berkembang.
Ia berharap masyarakat dapat menilai kepemimpinannya berdasarkan hasil kerja dan kualitas pelayanan yang dirasakan secara langsung, bukan hanya dari informasi yang beredar di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri
-
Pegawai PPPK Korban Ketua DPRD Bone Dibujuk 3 Hari 3 Malam
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing