Muhammad Yunus
Kamis, 09 Juli 2026 | 17:33 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Makassar membuka tender pembangunan Stadion Untia senilai Rp350 miliar dengan skema pembiayaan multiyears tahun 2026-2027.
  • Pembangunan tahap awal tahun 2026 meliputi penimbunan lahan, penyusunan desain, serta pengerjaan struktur dasar stadion berkapasitas 17.000 penonton.
  • Kehadiran stadion di Kecamatan Biringkanaya ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus ikon olahraga di Kota Makassar.

Pemerintah juga sedang menyiapkan grand design pengembangan kawasan Untia agar stadion mampu menarik investasi baru.

Menurut Munafri, kehadiran stadion diharapkan memancing pembangunan kawasan komersial, hotel, pusat kuliner, hingga proyek properti yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.

"Pemerintah membuat trigger-nya. Setelah stadion hadir, kita berharap developer maupun perusahaan properti bisa memanfaatkan potensi keramaian yang muncul dari stadion itu," katanya.

Kawasan Untia dinilai memiliki prospek besar karena berada dekat dengan kawasan pesisir, Pelabuhan Perikanan Untia, fasilitas pemerintahan, serta kawasan hutan mangrove yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata.

Tender Dibuka, Pemenang Ditargetkan September

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses prakualifikasi penyedia jasa telah diumumkan sejak 3 Juli 2026 melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp350 miliar yang seluruhnya bersumber dari APBD Kota Makassar.

Setelah prakualifikasi selesai, panitia akan melanjutkan evaluasi administrasi dan teknis sebelum menetapkan pemenang tender.

Pemkot menargetkan penyedia jasa pembangunan stadion dapat ditetapkan pada minggu keempat September 2026.

Baca Juga: Kejari Makassar Gerak Cepat Usut Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Proyek Dikawal Ketat

Mengingat nilai proyek yang besar, Munafri menegaskan seluruh proses tender hingga pelaksanaan konstruksi akan diawasi secara ketat bersama aparat penegak hukum.

Menurutnya, pembangunan stadion memiliki standar teknis yang jauh lebih kompleks dibandingkan bangunan biasa sehingga seluruh tahapan harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

"Ini tidak bisa salah-salah karena stadion bukan bangunan biasa. Ada aturan-aturan, standarisasi, dan berbagai persyaratan teknis yang harus dipenuhi," tegasnya.

Dengan dimulainya proses tender, pembangunan Stadion Untia memasuki fase penting setelah bertahun-tahun menjadi wacana.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, Kota Makassar akan memiliki stadion baru yang tidak hanya mendukung prestasi olahraga, tetapi juga menjadi motor pengembangan ekonomi di kawasan Untia.

Load More