- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai proyek preservasi jalan senilai Rp239 miliar di Luwu pada 4 Juli 2026.
- Pembangunan jalan ini bertujuan mendukung aksesibilitas menuju Rumah Sakit Regional Luwu serta memperlancar pelayanan kesehatan darurat.
- Proyek infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi pemicu lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan strategis Bandara Bua.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menggarap preservasi Jalan Luwu-Toraja melalui skema Multi Years Project (MYP) Paket 6.
Proyek senilai Rp239 miliar itu tak hanya ditujukan memperbaiki konektivitas antardaerah, tetapi juga menjadi fondasi pembangunan Rumah Sakit Regional Luwu yang digadang-gadang menjadi pusat layanan kesehatan baru di kawasan tersebut.
Groundbreaking proyek dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026 sore.
Sudirman mengatakan keberadaan jalan yang layak menjadi syarat utama sebelum rumah sakit regional dibangun.
"Salah satu syarat yang kita butuhkan adalah akses menuju rumah sakit. Jadi jalannya dibangun dulu, sambil berjalan paralel pembangunan rumah sakitnya," kata Andi Sudirman.
Ia mengungkapkan desain Rumah Sakit Regional Luwu kini hampir rampung dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar sepekan. Setelah desain selesai, proses pembangunan rumah sakit akan berjalan beriringan dengan peningkatan akses jalan menuju lokasi.
Ia menegaskan kualitas infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan darurat.
"Kalau kondisi jalannya baik, akses menuju rumah sakit tentu lebih mudah. Kalau jalannya rusak, kondisi darurat bisa menghambat golden time pasien untuk mendapatkan penanganan," ujarnya.
Selain mendukung layanan kesehatan, proyek jalan tersebut juga diproyeksikan menjadi pemicu lahirnya kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Luwu Raya. Lokasinya yang berada di sekitar kawasan Bandara Bua dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.
Baca Juga: Ini Wajah Baru Ruas Jalan Pangkajene-Rappang yang Ramah Pejalan Kaki
"Dengan akses yang bagus dan lokasinya strategis di sekitar bandara, kawasan ini nantinya akan membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru di Luwu," katanya.
Preservasi MYP Paket 6 sendiri menjadi salah satu paket pekerjaan jalan terbesar yang dikerjakan Pemprov Sulsel tahun ini.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Andi Ihsan mengatakan total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp239 miliar.
Salah satu ruas prioritas berada di koridor Luwu hingga Toraja Utara dengan panjang sekitar 39 kilometer. Namun, masih terdapat lebih dari 8 kilometer ruas yang belum beraspal.
"Sisa ruas yang belum tertangani akan kami usulkan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2027," ujar Ihsan.
Secara keseluruhan, preservasi Paket 6 mencakup penanganan jalan sepanjang 157,22 kilometer yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemprov Sulsel Mulai Preservasi Jalan Luwu-Toraja, Jadi Akses Utama RS Regional
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan
-
Ngeri! Layangan Tersangkut di Pesawat Saat Mendarat di Bandara Hasanuddin
-
Masih Bayar Lebih Saat Pakai QRIS? BI Sulsel Tegaskan Pedagang Tak Boleh Lakukan Ini
-
Ini Wajah Baru Ruas Jalan Pangkajene-Rappang yang Ramah Pejalan Kaki