- Kabupaten Bulukumba memperkenalkan teknologi Smart Corn Planting kepada Kelompok Tani Darincing 1 guna meningkatkan efisiensi produksi jagung.
- Program pengabdian masyarakat tahun 2026 ini dipimpin oleh tim akademisi Universitas Muslim Indonesia untuk mendiseminasikan inovasi pertanian.
- Penerapan teknologi modern diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menghemat biaya, serta memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di daerah tersebut.
SuaraSulsel.id - Kabupaten Bulukumba menjadi salah satu sentra produksi jagung terbesar di Sulawesi Selatan.
Dengan luas panen mencapai lebih dari 25 ribu hektare dan produksi berkisar 143 ribu hingga 156 ribu ton per tahun, daerah ini terus didorong mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pengenalan teknologi Smart Corn Planting (SCP) kepada petani di Kelurahan Ballasaraja, Kabupaten Bulukumba.
Teknologi ini diperkenalkan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai Program BIMA Diktisaintek Tahun 2026.
Melalui program tersebut, petani diperkenalkan metode penanaman jagung yang lebih modern dengan tujuan meningkatkan efisiensi proses tanam, ketepatan penempatan benih, hingga produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Ketua tim pengabdian, Anwar Robbo dari Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang Universitas Muslim Indonesia (UMI), mengatakan perkembangan teknologi pertanian perlu semakin dekat dengan petani agar mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja, hingga tuntutan peningkatan produksi pangan.
"Melalui Smart Corn Planting kami ingin menghadirkan teknologi yang mudah diterapkan petani sehingga proses penanaman menjadi lebih efisien, lebih seragam, hemat biaya, dan tetap berorientasi pada pertanian berkelanjutan," kata Anwar, Senin (29/6/2026).
Program tersebut menggandeng Kelompok Tani Darincing 1 sebagai mitra penerapan teknologi.
Para petani tidak hanya menerima penyuluhan, tetapi juga mengikuti pelatihan, demonstrasi lapangan, hingga praktik langsung menggunakan teknologi Smart Corn Planting.
Baca Juga: UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK
Dalam kegiatan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai teknik budidaya jagung modern sekaligus pentingnya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.
Berbagai diskusi juga berkembang mengenai peluang penerapan pertanian presisi di masa mendatang.
Program ini turut melibatkan dosen Teknik Informatika Universitas Handayani, Najirah, serta dosen Fakultas Pertanian dan Bioremediasi Lahan Tambang UMI, Muliaty Galib.
Kolaborasi lintas disiplin tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan petani sekaligus mendorong transformasi digital di sektor pertanian.
Menurut Anwar, inovasi di bidang pertanian tidak akan memberi manfaat apabila hanya berhenti di laboratorium atau ruang penelitian.
Karena itu, hasil riset perguruan tinggi perlu didiseminasikan langsung kepada masyarakat agar dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hakim Perintahkan Jaksa Bebaskan Bahtiar Baharuddin: Penahanan Tidak Sah
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar
-
Dapat Tambahan Likuiditas dari Dana SAL, BRI Perkuat Dukungan bagi UMKM dan Dunia Usaha
-
Unhas Cetak Wirausaha Baru, Ikan Pindang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
-
Petani Jagung Bulukumba Mulai Dikenalkan Teknologi Smart Corn Planting