- Hingga Juni 2026, pembangunan fisik Stadion Sudiang di Makassar telah mencapai progres sebesar 9,3 persen tahap struktur.
- Proyek strategis ini dikerjakan PT Waskita Karya dengan anggaran Rp674,9 miliar selama skema tahun jamak 2025-2027.
- Pemerintah menargetkan pembangunan stadion berkapasitas 27 ribu penonton tersebut mencapai 65 persen pada akhir tahun 2026.
Hasil survei kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan gambar kerja yang dapat disesuaikan melalui mekanisme addendum kontrak apabila diperlukan.
Seluruh hasil penghitungan tersebut dituangkan dalam laporan mutual check awal yang menjadi acuan resmi pelaksanaan pembangunan stadion.
Untuk pekerjaan konstruksi fisik, pemerintah menunjuk PT Waskita Karya sebagai pelaksana proyek setelah memenangkan tender dengan nilai penawaran sebesar Rp637,15 miliar.
Perusahaan konstruksi nasional tersebut bertanggung jawab menyelesaikan pembangunan stadion hingga tahap akhir.
Sementara itu, pekerjaan manajemen konstruksi dipercayakan kepada PT Kogas Driyap Konsultan yang memenangkan lelang dengan nilai kontrak Rp8,27 miliar.
Perusahaan tersebut bertugas mengawasi pelaksanaan proyek agar tetap berjalan sesuai standar mutu, waktu, dan biaya yang telah ditetapkan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan area seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang sebagai lokasi pembangunan stadion.
Sekitar tujuh hektare di antaranya akan digunakan untuk bangunan utama stadion, sementara sisanya diperuntukkan bagi berbagai fasilitas pendukung.
Stadion Sudiang dirancang memiliki kapasitas hingga 27 ribu penonton dengan konsep single seat atau kursi tunggal yang mengedepankan aspek kenyamanan dan keselamatan penonton sesuai standar stadion modern.
Baca Juga: Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Total anggaran pembangunan stadion yang disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum mencapai Rp674,9 miliar.
Anggaran tersebut dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun, yakni Rp96,04 miliar pada 2025, sebesar Rp454,98 miliar pada 2026, dan Rp123,92 miliar pada 2027.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Stadion Sudiang diharapkan menjadi salah satu fasilitas olahraga terbesar dan termodern di Indonesia Timur, sekaligus mendukung pembinaan atlet serta perkembangan sepak bola Sulawesi Selatan di masa mendatang.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa