Muhammad Yunus
Selasa, 09 Juni 2026 | 12:18 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem [Antara]
Baca 10 detik
  • BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan mulai 10 hingga 12 Juni 2026.
  • Potensi hujan sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang berisiko memicu bencana hidrometeorologi di berbagai kabupaten dan kota.
  • Masyarakat dan pelaku pelayaran diimbau waspada terhadap dampak cuaca buruk serta memantau informasi resmi BMKG secara berkala.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang rapuh ketika hujan disertai petir dan angin kencang.

Aktivitas di ruang terbuka sebaiknya dibatasi apabila kondisi cuaca memburuk.

Nasrol menambahkan bahwa masyarakat di wilayah yang telah memasuki musim kemarau tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan akibat meningkatnya paparan sinar matahari pada siang hari.

Masyarakat disarankan menggunakan pelindung atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan serta menjaga kecukupan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi, kelelahan, dan dampak kesehatan lainnya.

Ia menegaskan bahwa musim kemarau tidak berarti hujan akan berhenti sepenuhnya. Hujan masih dapat terjadi, terutama ketika kondisi atmosfer masih cukup lembap dan mendukung pembentukan awan hujan.

"Perlu dipahami bahwa musim kemarau dan masa peralihan bukan berarti tidak ada hujan. Cuaca masih dapat berubah sewaktu-waktu sehingga masyarakat tetap harus waspada dan rutin memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG," katanya.

BMKG berharap masyarakat dapat menjadikan informasi prakiraan cuaca sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan berbagai aktivitas, baik perjalanan darat, laut, maupun udara.

Kewaspadaan juga diperlukan bagi masyarakat yang akan melakukan kegiatan luar ruangan, termasuk olahraga, wisata, dan aktivitas sosial lainnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi guna mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Percepat Penanganan Ruas Jalan Strategis, Perkuat Konektivitas Antarwilayah

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More