- Plt Dirut PDAM Makassar Andi Syahrum Makkuradde memimpin rapat koordinasi pada Rabu (3/6) untuk mengevaluasi krisis air bersih.
- Manajemen PDAM Makassar fokus mengoptimalkan jaringan distribusi serta mencari alternatif sumber air baku guna mengatasi penurunan debit air.
- PDAM menyiagakan layanan pengaduan 24 jam dan mendistribusikan air menggunakan mobil tangki sebagai langkah darurat bagi masyarakat terdampak.
SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Makassar Andi Syahrum Makkuradde mengumpulkan jajaran manajemen dan pejabat terkait untuk membahas langkah strategis menghadapi krisis air bersih yang masih dikeluhkan pelanggan di Kota Makassar.
"Rapat koordinasi ini menjadi forum evaluasi terhadap berbagai laporan pelanggan yang masuk dalam beberapa pekan terakhir," katanya di Makassar, Sulsel, Rabu (3/6).
Dia menegaskan pentingnya penanganan cepat dan terukur terhadap persoalan distribusi air, khususnya di kawasan utara Kota Makassar yang selama ini sering terdampak penurunan debit air baku.
Keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan air menjadi perhatian utama direksi PDAM.
Menurut dia, PDAM harus memastikan seluruh unit pelayanan bergerak secara terpadu untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
Salah satu fokus pembahasan berupa optimalisasi jaringan distribusi agar suplai air dapat menjangkau pelanggan secara lebih merata.
Andi Syahrum menjelaskan krisis air tidak hanya dipengaruhi persoalan distribusi, tetapi juga menurunnya ketersediaan air baku.
Oleh karena itu, PDAM terus mengkaji berbagai alternatif sumber pasokan untuk menjaga keberlanjutan layanan kepada pelanggan.
Sejumlah strategi yang dibahas, meliputi diversifikasi sumber air baku, optimalisasi pompa distribusi, perbaikan jaringan yang mengalami gangguan, hingga penguatan sistem zonasi layanan.
Baca Juga: Comeback! Darije Kalezic Selangkah Lagi Kembali Menukangi PSM Makassar
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan debit air yang diterima masyarakat, terutama saat musim kemarau.
Selain itu, PDAM Makassar terus menyiagakan layanan pengaduan pelanggan selama 24 jam.
Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat melalui tim teknis yang diturunkan langsung ke lapangan untuk memastikan akar persoalan dapat segera diatasi.
Untuk penanganan sementara, perusahaan masih mengandalkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dan penyediaan tandon di wilayah yang mengalami gangguan suplai.
Kebijakan ini dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sambil menunggu solusi permanen berjalan.
PDAM juga melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan infrastruktur yang ada, termasuk memetakan lokasi rawan kebocoran serta kendala teknis lain yang berpotensi menghambat distribusi air kepada pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring