- Polemik muncul di Sulawesi Selatan terkait dugaan diskriminasi dan pergantian peserta seleksi Paskibraka tingkat nasional asal Makassar.
- Kesbangpol Sulsel membantah adanya praktik titipan atau diskriminasi karena penilaian dilakukan objektif berdasarkan akumulasi nilai peserta.
- Pemprov Sulsel menjadwalkan rapat dengar pendapat untuk menjelaskan prosedur seleksi dan memfasilitasi aspirasi peserta yang merasa keberatan.
Menurut Kesbangpol, kesalahpahaman terjadi karena beberapa peserta yang dipanggil mengikuti sesi pendalaman mengira telah masuk tahap final.
Padahal, pemanggilan dilakukan bertahap untuk kebutuhan penilaian lanjutan dan pendalaman materi.
4. Apakah ada peserta titipan pejabat?
Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, menegaskan seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan berlangsung secara objektif.
Ia memastikan, tidak ada praktik titipan maupun perlakuan diskriminatif dalam proses penentuan peserta yang mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional.
"Dari awal kami pastikan pelaksanaan seleksi utusan kabupaten/kota ke provinsi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada titipan, apalagi diskriminasi rasial," kata Bustanul Arifin.
5. Apakah penggunaan bahasa daerah menjadi syarat kelulusan seleksi nasional?
Jawaban:
Tidak. Kesbangpol menegaskan pertanyaan mengenai bahasa daerah hanya sebatas pengenalan identitas peserta sebagai wakil daerah.
Baca Juga: Polemik Seleksi Paskibraka: Gubernur Sulsel Pertemukan Peserta Dengan Panitia
Kemampuan berbahasa daerah tidak memengaruhi kelulusan peserta menuju tahap nasional.
6. Apakah ada rasisme dalam proses seleksi ?
Bustanul Arifin membantah keras adanya diskriminasi etnis atau rasisme dalam proses seleksi.
Ia menyatakan bahwa pihak panitia di Sulsel tidak sebodoh itu untuk mendiskualifikasi seseorang hanya karena latar belakang etnis atau rasnya.
Terutama di era keterbukaan informasi saat ini. Di mana semua orang memiliki kesempatan yang sama.
"Bodoh kami jika memilih orang berdasarkan etnis atau ras," kata Bustanul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan