- Muslim Life Fair 2026 di Makassar menjadi wadah pengembangan ekonomi syariah dan gaya hidup muslim di Indonesia timur.
- Kegiatan ini melibatkan lebih dari 100 brand halal lokal untuk memperkuat ekosistem UMKM dan meningkatkan daya saing pasar.
- Penyelenggaraan acara tersebut berhasil menggerakkan roda ekonomi daerah dengan estimasi nilai transaksi mencapai sepuluh triliun rupiah bagi masyarakat.
SuaraSulsel.id - Geliat gaya hidup muslim dan ekonomi syariah di Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa waktu terakhir
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya minat masyarakat terhadap produk halal, sekaligus tumbuhnya pelaku usaha yang menggarap sektor tersebut secara lebih serius dan terstruktur.
Salah satu gambaran nyata terlihat dari perhelatan Muslim Life Fair Makassar 2026 yang digelar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center.
Kegiatan ini menjadi penanda bahwa pasar gaya hidup muslim tidak lagi terpusat di Pulau Jawa, tetapi mulai berkembang pesat di kawasan timur Indonesia, khususnya Makassar sebagai salah satu kota utama.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar pameran, melainkan wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi umat.
Ia menilai keterlibatan pelaku usaha lokal dalam jumlah besar menunjukkan bahwa UMKM di Sulsel memiliki potensi untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
"Event ini mampu menggerakkan roda ekonomi hingga mencapai nilai sekitar 10 triliun rupiah. Harapannya kegiatan ini benar-benar memberi manfaat bagi UMKM dalam memasarkan produknya," kata Sudirman.
Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 100 brand halal turut ambil bagian, dengan mayoritas berasal dari Sulawesi Selatan.
Produk yang ditampilkan mencakup berbagai sektor, mulai dari fesyen muslim, produk kecantikan halal, hingga layanan pendidikan dan keuangan berbasis syariah.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Proyek Irigasi Ballasaraja Kewenangan Pemprov Sulsel?
Hal ini mencerminkan bahwa ekonomi syariah telah berkembang menjadi ekosistem yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, Kahidir Khalid mengatakan bahwa perlu waktu panjang untuk menghadirkan kegiatan berskala nasional seperti ini ke luar Pulau Jawa.
Menurutnya, kehadiran event tersebut di Makassar menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar halal ke wilayah Indonesia timur.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menilai kegiatan semacam ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk naik kelas.
Ia mendorong pelaku usaha mikro agar memanfaatkan ruang promosi dan edukasi yang tersedia untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing.
Selain pameran produk, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai agenda edukatif dan kolaboratif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone
-
Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua
-
Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar