- Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin rapat koordinasi strategis pada Jumat (3/4) untuk mempercepat penanganan masalah sampah kota.
- Pemerintah Kota Makassar menargetkan peralihan sistem TPA Tamangapa dari open dumping menjadi sanitary landfill dalam beberapa bulan.
- Program prioritas mencakup pengembangan PLTSa dan penerapan konsep pengelolaan sampah hulu ke hilir untuk menciptakan kota bersih.
SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin langsung rapat strategis bersama jajaran kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar, dengan fokus utama pada penanganan sampah serta perumusan solusi jangka panjang, Jumat (3/4).
Munafri Arifuddin menegaskan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar merupakan bagian dari amanah pemerintah pusat yang harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan.
Menurutnya, komitmen tersebut tidak mengenal waktu, termasuk di hari libur. Ia menekankan bahwa percepatan program strategis seperti PSEL atau PLSta membutuhkan konsistensi dan kerja aktif dari seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Harilibur pun kita tetap bekerja, tadi membahas hal yang kami anggap penting. Termasuk meeting koordinasi PSEL berjalan di Kota Makassar," tegas Munafri.
Ia menambahkan, program PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah kota yang semakin kompleks.
Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Langkah ini menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, tidak lagi dipandang sebagai isu rutin semata, melainkan prioritas utama yang membutuhkan kerja cepat, kolaboratif, dan konsisten, bahkan di luar hari kerja formal.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, bahwa transformasi sistem pengelolaan sampah di Makassar, menjadi prioritas utama pemerintah kota yakni SKPD, camat dan lurah.
Salah satu langkah krusial yang kini tengah dijalankan adalah peralihan metode pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari sistem open dumping (pembuangan terbuka) menuju sanitary landfill (penimbunan terkendali).
Baca Juga: Gaji Rp6 Juta Sebulan, Profesi Juru Parkir Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Makassar
"Sistem olahan smapah dari open dumping menuju sanitary landfill, ini sangat penting untuk mengatasi dampak pencemaran lingkungan, baik terhadap tanah, air, maupun udara," jelasnya.
Sistem sanitary landfill dinilai lebih ramah lingkungan karena menggunakan lapisan pelindung, pengelolaan air lindi, serta penutupan tanah secara berkala, berbeda dengan metode open dumping yang selama ini hanya menumpuk sampah tanpa pengelolaan yang memadai.
Lebih lanjut, Appi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar, juga telah menyusun road map pengelolaan sampah dengan pendekatan hulu hingga hilir.
Strategi ini menitikberatkan pada upaya pengurangan sampah sejak dari sumber melalui konsep reduce, reuse, recycle (kurangi, pilah, olah).
Implementasi di lapangan akan diperkuat melalui pemilahan sampah berbasis RT/RW di Kelurahan dan Kecamatan, penguatan bank sampah, optimalisasi TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle).
Juga pengolahan sampah organik melalui maggot dan kompos, hingga pemanfaatan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel).
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Nakhoda Hingga General Manager Diciduk Polisi
-
Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan
-
Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad