- Universitas Hasanuddin dan Polda Sulawesi Selatan bersiap meluncurkan Pusat Studi Kepolisian sebagai wadah integrasi riset akademik dan praktik kepolisian.
- Pusat studi ini bertujuan mengoptimalkan penanganan kejahatan siber serta isu keamanan kompleks melalui pendekatan berbasis bukti dan lintas disiplin.
- Kolaborasi strategis ini mengedepankan pengembangan kompetensi personel, riset bersama, dan penyusunan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik masyarakat.
Melalui kerja sama dengan Kejaksaan, jaksa baru yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) diberikan kesempatan untuk melanjutkan studi S2 di Fakultas Hukum Unhas dengan masa studi yang dapat ditempuh dalam waktu satu tahun.
Kolaborasi tersebut turut diperkuat melalui pelaksanaan joint research, joint publication, serta berbagai kegiatan akademik lainnya sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi.
Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, menyoroti ancaman siber yang semakin kompleks dan membutuhkan respons multidisipliner, tidak hanya dari aspek hukum, tetapi juga teknologi, sosial, dan kebijakan publik.
“Fenomena kejahatan hari ini berkembang sangat cepat, terutama di ruang digital. Karena itu, pendekatan berbasis riset dan kolaborasi lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak,” kata Prof. JJ.
Rektor Unhas menekankan bahwa tantangan ke depan, khususnya ancaman siber, semakin kompleks dan tidak dapat ditangani secara sektoral.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan
Struktur Pusat Studi Kepolisian yang melibatkan akademisi lintas bidang serta praktisi kepolisian menunjukkan upaya membangun model kolaborasi transdisipliner.
Kehadiran divisi-divisi seperti riset dan publikasi, advokasi, hingga pengabdian kepada masyarakat memperkuat fungsi pusat studi sebagai penghubung antara produksi pengetahuan dan implementasi kebijakan.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menyampaikan apresiasi atas dukungan Unhas yang dinilai menjadi mitra strategis dalam menyalurkan harapan institusi kepolisian.
Baca Juga: Dapat Rp1 Juta Per Bulan, Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2026 Segera Dibuka
Ia menegaskan bahwa keberadaan Pusat Studi Kepolisian diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui rekomendasi akademik dalam membantu pemecahan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045