- BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,3 yang mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026.
- Gubernur Maluku Utara mengimbau warga untuk kembali beraktivitas secara bertahap namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
- Pemerintah daerah sedang melakukan pendataan kerusakan bangunan serta memastikan layanan dasar bagi warga terdampak tetap berjalan normal.
Selain itu instansi terkait juga tengah berupaya memastikan layanan dasar masyarakat tetap berjalan normal, termasuk akses listrik, komunikasi, dan distribusi logistik di wilayah terdampak.
Di tengah kondisi yang mulai pulih, pemerintah kembali menegaskan pentingnya mengedepankan ketenangan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat diminta untuk hanya mengacu pada sumber resmi seperti BMKG dan pemerintah daerah dalam memperoleh informasi terbaru terkait situasi kebencanaan.
Dengan berakhirnya peringatan tsunami ini, kata dia, diharapkan aktivitas masyarakat di Maluku Utara dapat segera kembali normal.
Namun, pesan utama yang terus digaungkan tetap sama: tetap tenang, tetap waspada, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap kondisi.
Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate Gede Eriksana Yasa, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 07:48 WIT dengan magnitudo awal 7,6 sebelum kemudian dimutakhirkan menjadi 7,3.
Episenter gempa berada di koordinat 1,25 derajat Lintang Utara (LU) dan 126,27 derajat Bujur Timur (BT), atau sekitar 127–129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman antara 18 hingga 62 kilometer.
“Gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami dengan ketinggian antara 0,3 meter hingga 5 meter berdasarkan hasil pemodelan,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Gereja Katolik di Minahasa dan Tomohon Rusak Akibat Gempa
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Gaji Rp6 Juta Sebulan, Profesi Juru Parkir Jadi Penyelamat Ekonomi Warga Makassar
-
Sulut Diguncang Gempa M 7,6: Pasukan Kodam XIII/Merdeka Langsung Gempur Lokasi Terdampak
-
WFH Pemkot Makassar: Lurah, Camat, Kepala Dinas Tetap Masuk Kantor
-
Sempat Picu Kepanikan, Bagaimana Situasi Terkini Maluku Utara Pasca Gempa Besar?
-
Kisah Pilu Nurul Izza yang Tewas Mengenaskan di Soppeng, Diminta Bayar Uang Tebusan