- Kasat Binmas Polres Bulukumba, AKP ARM, diduga menganiaya warga 55 tahun berinisial K pada Kamis malam, 26 Maret 2026.
- Propam Polres Bulukumba menerima laporan pada Jumat, 27 Maret 2026, dan segera melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.
- AKP ARM mengakui tindakan kekerasan tersebut karena emosi sesaat setelah mengetahui rumah orang tuanya dilempari batu.
SuaraSulsel.id - Dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang perwira polisi di Kabupaten Bulukumba kini tengah menjadi sorotan. Kasat Binmas Polres Bulukumba berinisial AKP ARM dilaporkan atas dugaan tindak kekerasan terhadap seorang warga berusia 55 tahun berinisial K.
Peristiwa tersebut terjadi di Mapolsek Kajang pada Kamis malam, 26 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 Wita. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bulukumba memastikan akan menangani kasus ini secara serius.
Kasi Propam Polres Bulukumba, Iptu Andi Panangrangi menegaskan institusinya berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggota Polri tanpa terkecuali.
"Laporan pengaduan telah kami terima dan saat ini sudah dilakukan interogasi terhadap pelapor sebagai bagian dari proses penyelidikan," ujar Andi Panangrangi, Minggu, 29 Maret 2026.
Laporan itu sendiri diajukan oleh DS (27), anak dari korban. Terduga pelaku dilaporkan sehari setelah kejadian yakni pada Jumat, 27 Maret 2026. Dalam laporannya, DS menyebut ayahnya menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh AKP ARM saat berada di lingkungan Polsek Kajang.
Seiring dengan proses yang berjalan, Propam Polres Bulukumba juga akan segera memanggil AKP ARM untuk dimintai keterangan.
Pemeriksaan terhadap teradu menjadi bagian penting dalam mengungkap secara utuh kronologi peristiwa yang terjadi.
Andi Panangrangi menegaskan, apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya pelanggaran, baik etik maupun pidana, maka sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi tersebut dapat berupa tindakan disiplin internal hingga proses hukum pidana umum.
"Kami akan menangani perkara ini sesuai SOP dan peraturan yang berlaku secara profesional, transparan, dan akuntabel,: tegasnya.
Di sisi lain, AKP ARM tidak membantah adanya tindakan kekerasan tersebut. Ia mengakui perbuatannya dan menyebut tindakan itu terjadi karena emosi sesaat atau khilaf.
Menurut pengakuannya, insiden bermula saat dirinya menerima telepon dari keluarga yang mengabarkan bahwa rumah orang tuanya di Kecamatan Kajang dilempari batu oleh orang tak dikenal.
Kondisi tersebut membuatnya panik, mengingat orang tuanya sudah lanjut usia dan tengah dalam kondisi sakit usai menjalani perawatan medis.
Setibanya di lokasi, AKP ARM mendapati rumah panggung milik orang tuanya dalam kondisi berantakan. Batu berserakan di sekitar rumah, sementara beberapa perabotan dilaporkan mengalami kerusakan akibat pelemparan tersebut.
Dilanda emosi, AKP ARM kemudian mencari pihak yang diduga sebagai pelaku. Ia mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di Polsek Kajang.
Dalam kondisi emosi yang belum stabil, ia mendatangi lokasi tersebut dan diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban.
Berita Terkait
-
Istri Dipecat karena Diadukan Kerja Tak Beres, Suami Aniaya Karyawan Indomaret
-
Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Todong Pistol Mainan dan Aniaya Sopir Usai Senggolan di Jalan, Anggota TNI AD Diperiksa Denpom!
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Emosi Tengah Malam, Perwira Polisi di Bulukumba Diduga Aniaya Warga
-
Tergiur Foto Profil Ganteng di Medsos, Siswi SMP di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan
-
Gila! Napi di Gowa Kendalikan Ratusan Paket Sabu Dari Penjara
-
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Begini Tanggapan Pemprov Sulsel
-
Gubernur Sulsel Ajak Saudagar KKSS Pulang Kampung: Bangun Daerah dengan Prinsip Kebaikan