- Kemunculan hiu di pesisir Makassar memicu kepanikan warga; peneliti sebut ini karena Selat Makassar jalur migrasi biota laut.
- Selat Makassar adalah koridor vital bagi biota laut besar seperti paus dan hiu untuk bermigrasi mencari makan dan berkembang biak.
- Aktivitas manusia dan perubahan iklim, seperti peningkatan plankton, juga memengaruhi perubahan jalur serta kedekatan hiu ke pesisir.
Suhu laut yang relatif stabil membuat sejumlah spesies menjadikan kawasan ini sebagai lokasi berkembang biak, termasuk untuk bertelur maupun membesarkan anaknya.
Hal tersebut, kata Zulung, bisa dilihat dari banyaknya lokasi peneluran penyu yang tersebar di sepanjang pantai barat Sulawesi hingga wilayah timur Kalimantan.
Selain itu, fenomena kemunculan hiu juga dapat dipengaruhi oleh perubahan arus laut akibat pergantian musim.
Saat ini, wilayah Indonesia tengah memasuki masa peralihan dari angin monsun barat menuju monsun timur, yang turut memengaruhi dinamika arus laut di Selat Makassar.
Faktor Aktivitas Manusia dan Perubahan Iklim
Tidak hanya faktor alami, aktivitas manusia juga ikut memengaruhi pergerakan biota laut.
Lalu lintas kapal yang padat di Selat Makassar, misalnya, dapat mengganggu jalur migrasi alami hewan-hewan laut tersebut.
Di sisi lain, perubahan iklim juga memberi dampak pada kondisi ekosistem laut. Suhu air yang semakin hangat di wilayah pesisir dapat meningkatkan kelimpahan plankton di perairan dangkal.
Kondisi ini kemudian menarik ikan-ikan kecil untuk datang, yang pada akhirnya memancing kedatangan predator besar seperti hiu.
Baca Juga: Bukan Hoaks! Inilah Sosok 'Monster Laut' Tertangkap Kamera di Makassar
“Rantai makanan di laut bekerja sangat cepat. Jika plankton melimpah, ikan kecil datang. Jika ikan kecil banyak, predator besar juga akan mengikuti,” ujarnya.
Dampak Kemunculan Hiu di Pesisir
Meski secara ilmiah fenomena ini dapat dijelaskan, kemunculan hiu di perairan dangkal tetap menimbulkan sejumlah risiko.
Salah satunya adalah gangguan navigasi pada hiu akibat kebisingan di wilayah pesisir, seperti lalu lintas kapal dan aktivitas manusia di laut.
Jika orientasi hiu terganggu, hewan tersebut bisa tersesat hingga terdampar di pantai dan berujung mati.
Selain itu, hiu juga kerap dianggap sebagai pesaing oleh nelayan karena sama-sama memburu ikan. Tidak jarang, kondisi ini membuat hiu dibunuh ketika tertangkap atau terlihat mendekati perahu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone