- Kawanan hiu terlihat di perairan Makassar pada Minggu sore, 22 Maret 2026, memicu kepanikan warga.
- BPBD Makassar menyisir lokasi dan menyatakan perairan aman setelah tidak menemukan hiu lagi.
- Diduga hiu tersebut adalah hiu penjemur yang tidak berbahaya, kemungkinan sedang dalam pola migrasi.
SuaraSulsel.id - Kemunculan kawanan hiu di perairan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendadak viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan sirip-sirip hiu muncul di permukaan laut itu memicu kepanikan warga terutama mereka yang kerap beraktivitas di kawasan pesisir.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu sore, 22 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 Wita di perairan antara Pulau Laelae dan Dermaga Kayu Bangkoa.
Video itu direkam oleh seorang warga bernama Putra saat tengah mengemudikan perahu.
Saat itu, Putra sedang mengantar penumpang dari Pulau Laelae menuju daratan Makassar.
Menanggapi laporan warga dan viralnya video tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar langsung turun tangan.
Tim diterjunkan untuk melakukan patroli dan penyisiran di lokasi kemunculan hiu.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar mengatakan pihaknya melakukan pemantauan intensif selama hampir enam jam di sejumlah titik yang dilaporkan warga.
"Tim kami sudah melakukan patroli dan menyisir lokasi berdasarkan laporan masyarakat," kata Fadli, Selasa, 24 Maret 2026.
Baca Juga: Hangatnya Silaturahmi Idulfitri: Appi-Danny Bahas Sinergi Pembangunan Makassar
Meski telah dilakukan pencarian secara menyeluruh, tim tidak lagi menemukan keberadaan hiu di lokasi tersebut. Kondisi perairan pun dinyatakan kembali aman.
Berdasarkan ciri-ciri yang terekam dalam video, Fadli menyebut hiu tersebut diduga merupakan hiu penjemur atau basking shark.
Jenis hiu ini dikenal berukuran besar, namun tidak berbahaya bagi manusia.
"Masyarakat mungkin panik karena mendengar kata hiu. Tapi dari cirinya, ini jenis yang tidak agresif dan tidak menyerang manusia," jelasnya.
Ia menduga kemunculan hiu tersebut merupakan bagian dari pola migrasi alami dari perairan Australia menuju wilayah lain. Hiu tersebut kemungkinan hanya melintas di perairan Makassar.
Fadli pun mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone