- Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di Sulsel selama Operasi Ketupat Pallawa 2026 menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Data sementara 13–21 Maret 2026 mencatat 11 meninggal dunia, sementara arus balik terpantau lancar meskipun ada kepadatan di jalur tertentu.
- BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Sulsel hingga 26 Maret.
Polda Sulsel pun mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua yang lebih rentan terhadap kecelakaan.
Selain faktor kepadatan lalu lintas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian serius dalam perjalanan arus balik tahun ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa hari ke depan.
Pelaksana Tugas Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil menyebutkan potensi hujan tersebut diperkirakan berlangsung pada 23 hingga 26 Maret 2026.
Wilayah yang berpotensi terdampak hujan antara lain Barru, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, hingga Makassar.
Selain itu, hujan juga diprediksi terjadi di Maros, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sinjai, Takalar, Parepare, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Palopo.
"Angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan, termasuk Bone, Sidenreng Rappang, dan Wajo," ujar Nasrol.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Karena itu masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi kendaraan, menjaga stamina, serta tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau dalam kondisi cuaca buruk.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026
Secara nasional, tren penurunan angka kecelakaan juga terjadi selama arus mudik Lebaran 2026.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jumlah kecelakaan lalu lintas secara nasional menurun sebesar 3,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga mengalami penurunan sebesar 24,61 persen dibandingkan Operasi Ketupat 2025.
Meski demikian, Sigit tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Ia juga mengimbau pemudik untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, seperti rest area dan pos pelayanan terpadu, untuk beristirahat.
"Kami tetap berpesan tolong hati-hati di jalan. Manfaatkan rest area dan pos-pos terpadu untuk beristirahat. Jangan terburu-buru ingin cepat sampai, namun justru membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujar Sigit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tarik Rp85 Juta Tiap Gerai Indomaret
-
Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu
-
Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang
-
Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang