- Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H dilaksanakan ribuan warga di Lapangan Karebosi, Makassar, pada Sabtu (21/3/2026) pukul 06.50 WITA.
- Wali Kota Munafri Arifuddin dan jajaran pejabat berbaur bersama masyarakat dalam salat berjamaah yang khidmat tersebut.
- Momen ini ditekankan sebagai sarana mempererat silaturahmi, persatuan, serta semangat membangun Kota Makassar ke depan.
SuaraSulsel.id - Pagi yang teduh menyelimuti Lapangan Karebosi, Sabtu (21/3/2026). Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, ribuan warga sudah memadati ruang terbuka di jantung Kota Makassar itu untuk menunaikan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Lantunan takbir dan tahmid bergema syahdu. Suaranya menyatu dengan langkah jemaah yang terus berdatangan, memenuhi setiap sudut lapangan.
Beton Karebosi yang luas pun berubah menjadi lautan sajadah, menghadirkan suasana khidmat sekaligus hangat dalam kebersamaan.
Di tengah ribuan jemaah, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin tampak duduk berbaur dengan masyarakat. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Melinda Aksa dan Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
Tanpa sekat, mereka berada dalam satu barisan shaf bersama warga.
Salat Idulfitri yang dimulai pukul 06.50 WITA itu diikuti masyarakat dari berbagai penjuru Kota Makassar. Momen tersebut menjadi gambaran sederhana tentang persatuan dan kesetaraan di hari kemenangan.
Usai pelaksanaan salat, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa Idulfitri adalah momentum penting untuk kembali mempererat silaturahmi setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan.
“Hari ini kita berkumpul melaksanakan salat Idulfitri. Saatnya membangun kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena berbagai persoalan sebelumnya,” ujar Appi.
Ia menambahkan, Lapangan Karebosi sengaja disiapkan sebagai ruang interaksi masyarakat agar warga dapat berkumpul dan merayakan hari kemenangan secara bersama-sama.
Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
“Artinya, kita berkumpul menyatakan hari kemenangan. Setelah satu bulan penuh berpuasa, kini saatnya membuka lembaran baru dan merayakan Idulfitri dengan kebersamaan,” jelasnya.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam pelaksanaan Salat Id tersebut. Di antaranya Pendiri Bosowa Group H.M. Aksa Mahmud, Ketua DPRD Makassar Sutratman bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD, serta unsur Forkopimda.
Hadir pula dua mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin yang akrab disapa Pak IAS dan Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto.
Suasana yang tercipta terasa sederhana namun sarat makna. Di hari kemenangan, semua berkumpul dalam satu barisan, dipersatukan oleh iman dan kerendahan hati.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, momen ini bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah berjamaah, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Appi berharap Idulfitri dapat menjadi titik awal untuk memperkuat harmoni dan optimisme dalam membangun Kota Makassar yang lebih maju dan berkeadaban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun
-
Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus
-
Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?
-
Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone