- PT Pelni Cabang Jakarta menawarkan diskon 30% tarif dasar untuk keberangkatan arus mudik Idul Fitri mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.
- Ketersediaan kursi pelayaran ke wilayah Indonesia Timur masih tersedia dari Pelabuhan Tanjung Priok, tidak seperti rute barat yang sudah habis.
- Tiket ekonomi Tanjung Priok-Ambon pada 20 Maret 2026 dijual seharga Rp580.900; perjalanan memakan waktu empat hari lima belas jam.
SuaraSulsel.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jakarta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan diskon yang diberikan pemerintah saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Ada potongan harga 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan dari 11 Maret hingga 5 April 2026,” kata Kepala Cabang PT Pelni Jakarta Antonius Lumban Gaol di Jakarta, Rabu (11/3).
Dia mengatakan, jumlah ketersediaan kursi untuk pelayaran ke Indonesia Timur masih tersedia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Pelayaran dari Tanjung Priok ke Ambon, Makassar hingga Papua masih tersedia,” ujar Antonius.
Sementara itu, kata dia, untuk pelayaran ke wilayah barat memang sudah habis karena kapal yang ke barat, yakni KM Gunung Kelud sudah berangkat pada 7 Maret.
“Nanti, setelah Lebaran, baru bersandar lagi di Pelabuhan Tanjung Priok,” tutur Antonius.
Namun, dia mengatakan untuk pelayaran arus mudik ke timur masih tersedia, dan masyarakat diimbau agar memesan tiket melalui saluran resmi.
“Ada banyak saluran pembelian tiket kapal yang dapat dimanfaatkan,” ucap Antonius.
Dalam pelayanan angkutan mudik tahun ini, pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal demi kenyamanan pemudik.
Baca Juga: Pasar Murah Keliling 10 Hari Terakhir Ramadan di Kota Makassar, Cek Lokasinya!
“Kami menggandeng pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyukseskan arus mudik dan arus balik tahun ini,” ungkap Antonius.
Melalui laman pembelian tiket PT Pelni pada masa arus mudik Lebaran tahun ini, satu tiket penumpang kelas ekonomi dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Ambon pada Jumat, 20 Maret 2026 dibanderol dengan harga Rp580.900, dari harga normal Rp808.000.
Penumpang akan menaiki Kapal KM Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok dan menghabiskan waktu perjalanan selama empat hari 15 jam menuju Pelabuhan Ambon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8