Muhammad Yunus
Senin, 23 Februari 2026 | 10:08 WIB
Ilustrasi jenazah [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Bripda Dirja Pratama Polda Sulsel meninggal di Makassar pada Minggu, 22 Februari 2026, diduga akibat penganiayaan seniornya.
  • Polda Sulsel telah memeriksa enam anggota terkait peristiwa kematian polisi muda yang baru setahun bertugas ini.
  • Penyebab pasti kematian didalami melalui pemeriksaan medis dan forensik di RS Bhayangkara Makassar secara profesional.

Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara terlihat datang langsung ke RSUD Daya. Selain itu, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy juga tampak di lokasi.

Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir mengungkapkan, dirinya mendapati adanya darah yang keluar dari mulut anaknya. Ia mengaku masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.

"Ada darah keluar dari mulut, tapi masih menunggu penyelidikan," katanya.

Menurutnya, pada waktu antara sahur hingga menjelang salat Subuh, Bripda Dirja masih sempat menelepon ibunya. Keluarga pun mengaku tidak menerima keluhan kesehatan apa pun dari korban sehari sebelumnya.

"Subuh tadi masih sempat komunikasi dengan ibunya. Baik-baik saja, tidak pernah bilang sakit," ujar Jabir.

Adanya darah yang keluar dari mulut korban juga terlihat saat ibunya memeluk jenazah di RS Bhayangkara Makassar.

Saat ini, jenazah telah berada di RS Bhayangkara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian Bripda Dirja.

Keluarga berharap kasus ini dapat diusut secara transparan dan terbuka.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga: Setelah Kapolres Bima Kota, Kini Kasat Narkoba Toraja Utara Ditangkap Diduga Jadi Kaki Tangan Bandar

Load More