- Polrestabes Makassar menyiagakan 300 personel untuk mengamankan perayaan Imlek tahun 2026 yang berlangsung meriah.
- Pengamanan fokus pada klenteng dan lokasi pertunjukan barongsai menjelang Imlek dan menjelang Ramadan.
- Polisi juga menyiapkan operasi khusus Ramadan, termasuk melarang kegiatan Sahur on The Road demi ketertiban.
Atmosfer Tahun Kuda Api sering dikaitkan dengan semangat mengejar ambisi, keberanian mengambil risiko, hingga dorongan kuat untuk berinovasi.
Tak sedikit yang memprediksi 2026 akan menjadi tahun dengan ritme yang intens, di mana masyarakat terdorong untuk bekerja lebih agresif dan adaptif terhadap perubahan.
Meski demikian, momentum pergantian tahun dalam kalender Tiongkok tetap menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas.
Polrestabes Makassar memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berlangsung aman dan kondusif.
Selain pengamanan Imlek, kepolisian juga mulai menyiapkan langkah antisipasi menjelang Ramadan.
Arya menyebut akan ada operasi khusus selama bulan puasa, termasuk pengamanan di masjid-masjid di seluruh wilayah Kota Makassar.
"Seperti biasa kami melakukan pengamanan di masjid-masjid. Nanti ada operasi khusus," kata Arya.
Ia menegaskan, pengamanan Ramadan akan difokuskan pada aktivitas ibadah seperti salat tarawih, serta kegiatan masyarakat lainnya yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat terkait larangan kegiatan Sahur on The Road.
Baca Juga: Selebgram Makassar Terseret Video Asusila dan Whip Pink, Polisi Kejar Penyebar
"Enggak (boleh) ada Sahur on The Road. Kita akan melaksanakan patroli bersama-sama," tegasnya.
Larangan tersebut diberlakukan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban, termasuk konvoi kendaraan yang berujung balap liar atau gesekan antar kelompok.
Patroli rutin akan digelar guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama Ramadan.
Dengan pengamanan yang disiapkan untuk dua momentum besar keagamaan ini, Polrestabes Makassar berharap masyarakat dapat merayakan Imlek dan menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.
Di tengah gemerlap lampion, gema azan dan awal masa pra paskah bagi umat Kristen, Makassar menunjukkan wajah kota yang majemuk di mana perayaan berlangsung berdampingan dalam suasana aman dan penuh toleransi.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Dipaksa Isap Vape Berisi Narkoba, Eks Santri Ini Bikin Komik 'Safe Space'
-
Apa yang Menarik Warga Berkunjung ke Pameran Dekranas di Makassar?
-
Miliki Kendaraan Impian di BRI KKB Expo 2026 dengan Bunga Kredit Mulai 1,80%
-
Pabrik Senjata Ilegal di Minahasa Utara Digerebek
-
Gempa Polewali Mandar Terasa Hingga Kota Parepare, Ini Penyebabnya