Muhammad Yunus
Kamis, 12 Februari 2026 | 16:25 WIB
Terduga pelaku pembakaran Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu Kota Makassar, Kamis (12/2) [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Seorang ibu rumah tangga bernama Suriani (41) membakar etalase Toko Emas Logam Mulia di Makassar pada 12 Februari 2026.
  • Pelaku diduga membakar etalase untuk memicu kepanikan dan mencuri sekitar 800 gram emas senilai Rp1 miliar.
  • Suriani berhasil diamankan warga beserta emas curian sebelum diserahkan kepada pihak Polrestabes Makassar.

SuaraSulsel.id - Aksi nekat dilakukan seorang ibu rumah tangga bernama Suriani (41) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Perempuan asal Dusun Mawang, Desa Papan Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng itu diduga sengaja membakar etalase Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu Nomor 23, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang demi mencuri emas.

Suriani diduga hendak melakukan pencurian emas seberat sekitar 800 gram senilai kurang lebih Rp1 miliar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 13.30 Wita dan sempat menghebohkan kawasan pertokoan yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan emas di kota Makassar itu.

Kasubnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi menjelaskan bahwa pelaku datang ke toko dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Ia dilayani oleh dua karyawan toko, masing-masing Yenni Wijaya dan Nur Fatimah.

"Pelaku datang dan memilih berbagai jenis emas. Mulai dari cincin, gelang, anting, hingga kalung. Total beratnya kurang lebih 800 gram dengan nilai sekitar Rp1 miliar," ujar Supriadi, Kamis, 12 Februari 2026.

Emas-emas tersebut kemudian diletakkan dalam sebuah wadah di atas etalase untuk diperlihatkan kepada pelaku.

Saat itu, Suriani sempat meminta izin untuk memotret perhiasan dengan alasan ingin mengirimkan foto kepada suaminya. Namun permintaan tersebut ditolak oleh karyawan toko.

Baca Juga: 7 Fakta Pembakaran Toko Emas di Somba Opu Makassar

Tak lama setelah itu, situasi mendadak berubah.

Para karyawan mencium aroma bensin yang menyengat dari dalam toko. Dalam hitungan detik, api tiba-tiba menyala dan membesar di depan etalase tempat emas dipajang.

Di tengah kepanikan akibat kobaran api, karyawan Nur Fatimah menyadari wadah berisi emas yang sebelumnya berada di atas etalase sudah tidak ada.

Ia kemudian melihat pelaku membawa emas tersebut dan berusaha kabur dari dalam toko.

"Spontan saksi berteriak 'pencuri, pencuri' dan meminta bantuan warga sekitar," jelas Supriadi.

Teriakan itu didengar oleh seorang pria bernama Aldi yang berada di depan toko. Ia langsung mengejar dan berhasil mengamankan pelaku beserta emas yang sempat dibawanya sebelum melarikan diri lebih jauh.

Load More