Muhammad Yunus
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:45 WIB
Toko Emas Logam Mulia di Kota Makassar dibakar pengunjung, Kamis 12 Februari 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Perempuan berinisial Suryani membakar Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu Makassar, Kamis (12/2/2026) pukul 13.25 Wita.
  • Pelaku menyulut api menggunakan bensin dalam botol setelah berpura-pura menjadi pembeli biasa di toko emas tersebut.
  • Insiden tersebut berhasil diamankan warga dan polisi; tidak ada korban jiwa, namun toko ditutup sementara untuk investigasi.

Sempat beredar kabar bahwa pelaku menggunakan bom molotov. Namun saksi memastikan tidak ada ledakan dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada ledakan. Api langsung membesar dari botol air mineral berisi bensin. Jadi bukan bom molotov,” tegas Anto.

Api dengan cepat menyambar bagian dalam toko, termasuk etalase perhiasan.

5. Karyawan dan Pengunjung Berhamburan

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat karyawan dan pengunjung berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Teriakan panik terdengar saat api membesar di dalam toko. Warga sekitar juga ikut keluar dari area pertokoan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Tidak ada korban jiwa, cuma kita kaget karena tidak pernah ada kejadian seperti ini di sini. Walaupun ini kawasan strategis ya, tidak pernah ada kejahatan begitu sebelumnya. Makanya kita semua panik,” ujar Anto.

Baca Juga: Identitas Pelaku Pembakaran Toko Emas di Kota Makassar

7. Pelaku Diamankan dan Toko Ditutup Sementara

Warga yang berada di lokasi langsung mengamankan perempuan tersebut sebelum situasi semakin memburuk.

Tak lama kemudian, aparat kepolisian tiba dan membawa terduga pelaku ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terduga pelaku pembakaran Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu Kota Makassar, Kamis (12/2) [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

“Sudah dibawa ke kantor polisi karena orang-orang langsung amankan tadi,” kata Anto.

Dari informasi sementara, terduga pelaku bernama Suryani, warga Kabupaten Gowa.

Polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya gangguan emosional atau motif lain.

Load More