- Seorang kakek bernama Munsri di Mamuju Utara, Sulbar, membakar motor Yamaha Mio miliknya pada Minggu, 8 Februari 2026.
- Aksi ini dipicu rasa kesal Munsri karena kendaraan tersebut terlalu sering rusak dan butuh perbaikan rutin.
- Setelah membakar motor, Munsri mengaku merasa lega, namun ia sempat menyelamatkan pipa dan karet ban motor.
SuaraSulsel.id - Aksi tak biasa dilakukan seorang kakek bernama Munsri di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
Pria lanjut usia itu nekat membakar sepeda motor miliknya sendiri lantaran kesal kendaraan tersebut kerap rusak dan bolak-balik masuk bengkel.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026, dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut terlihat Munsri menyiram sepeda motor jenis Yamaha Mio dengan oli dan bensin sebelum akhirnya membakarnya.
Api dengan cepat melahap bagian bodi motor. Sejumlah warga sekitar jug tampak menyaksikan kejadian tersebut.
Di sela-sela kobaran api terdengar suara Munsri meluapkan kekesalannya. Ia mengaku sudah lelah memperbaiki motor yang menurutnya terlalu sering mengalami kerusakan.
"Rusak terus, sedikit-sedikit rusak. Capek saya perbaiki tiap dua minggu. Mending saya bakar saja," ujarnya dalam video tersebut.
Bagi sebagian orang, motor adalah kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Namun bagi Munsri, rasa frustrasi yang menumpuk justru membuatnya mengambil keputusan tak biasa.
Baca Juga: Awas! Ini 4 Langkah Lindungi Diri dari Penipuan Mengatasnamakan Wagub Sulbar
Riance, warga yang merekam peristiwa itu mengatakan Munsri merupakan tetangganya sendiri.
Awalnya, ia dan warga lain mengira sang kakek hanya bercanda saat mengancam akan membakar motornya.
"Kita kira bercanda ternyata benar dia bakar. Itu memang motor miliknya sendiri. Waktu hari Minggu kejadiannya," kata Riance, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurutnya aksi tersebut dipicu rasa lelah dan kecewa karena motor itu kerap rusak meski baru saja diperbaiki.
Bahkan, dua minggu setelah keluar dari bengkel, kendaraan tersebut kembali bermasalah.
Puncaknya, Munsri harus mendorong motornya sejauh kurang lebih empat kilometer dari bengkel menuju rumahnya karena kerusakan kembali terjadi sebelum sempat ditangani tuntas.
"Dia capek dorong dari bengkel jalan kaki. Jaraknya sekitar empat kilometer. Belum sempat diperbaiki, dia pergi ambil," ujar Riance.
Keputusan membakar motor itu disebut sebagai luapan emosi spontan. Namun yang mengejutkan, setelah api mulai membesar dan motor tak lagi bisa diselamatkan, Munsri justru terlihat tenang.
Riance menyebut, usai membakar motornya, Munsri mengaku merasa lega.
"Dia bilang sudah lega, senang sekali. Seperti beban hilang,c tuturnya.
Di balik aksi nekat tersebut, ada pula momen yang memancing reaksi haru sekaligus tawa warga. Sebelum api membesar, Munsri sempat melepas beberapa bagian motor yang dinilainya masih bisa digunakan.
Ada sepotong pipa dan karet ban motor. Kedua benda itu ia simpan terlebih dahulu agar tidak ikut terbakar.
"Itu dia buka dan dia simpan. Katanya mau diselamatkan dulu, sayang kalau dimakan api," kata Riance.
Sikap Munsri pun memunculkan komentar beragam dari warga yang menyaksikan langsung maupun dari warganet.
Di satu sisi, ia rela membakar kendaraan yang masih memiliki nilai ekonomi. Di sisi lain, ia tetap menyelamatkan bagian kecil yang dianggap masih bermanfaat.
Video aksi pembakaran motor itu pun dengan cepat menyebar di media sosial, terutama Facebook dan Tik Tok.
Hingga kini, rekaman tersebut telah dibagikan puluhan ribu kali dan menuai ribuan komentar.
Sebagian warganet menyayangkan tindakan Munsri yang dinilai merugikan diri sendiri.
Namun tak sedikit pula yang mengaku memahami luapan emosinya, terutama bagi warga dengan kondisi ekonomi terbatas yang harus terus mengeluarkan biaya perbaikan.
"Kakeknya lagi jengkel bercampur emosi. Makanya dia bakar dan mendapat sensasi tersendiri setelah dia bakar," tulis warganet.
"Tidak butuh kata-kata, tapi bukti nyata. Menyala Om," timpal warganet lain.
"Ketika emosi mengalahkan akal. Ini bukan solusi," kata warganet yang lain menyayangkan tindakan tersebut.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI