- Tujuh pemuda di Luwu Selatan menganiaya satu keluarga pada 26 Januari 2026, menyebabkan tiga balita luka bakar serius akibat siraman air panas.
- Penganiayaan terjadi setelah korban menghindari blokade demonstrasi pemekaran Luwu Raya, diikuti dan diserang saat mencari jalan alternatif.
- Polisi mengamankan tujuh terduga pelaku kejahatan kejam ini, sementara aksi blokade jalan terus berdampak pada distribusi dan layanan publik.
SuaraSulsel.id - Aksi kekerasan brutal menimpa satu keluarga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Tujuh pemuda diduga menganiaya korban saat berupaya menghindari jalan yang diblokade akibat aksi demonstrasi pemekaran Luwu Raya.
Tragisnya dalam peristiwa tersebut, ternyata korbannya merupakan tiga anak balita. Mereka mengalami luka bakar serius.
Kasatreskrim Polres Luwu, Iptu Ibnu Robbani mengatakan korban adalah Andi Aminah (44) beserta tiga anaknya yang masing-masing berusia 4 tahun, 2 tahun, dan 8 bulan.
Anak-anak tersebut mengalami luka bakar parah setelah disiram air panas oleh pelaku. Saat ini para korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Korban anak (Balita) mengalami luka bakar karena disiram air termos," kata Ibnu, Selasa, 27 Januari 2026.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, salah satu anak berusia empat tahun tampak hanya bisa meringis menahan sakit.
Hampir seluruh tubuhnya dibalut perban akibat luka bakar.
Ibnu menjelaskan peristiwa bermula saat keluarga korban melintas di Kecamatan Walenrang Utara pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 Wita.
Baca Juga: Mengerikan! Keluarga Diburu dan Anaknya Disiram Air Panas saat Demo Luwu Raya
Karena jalan utama ditutup total oleh massa aksi, korban mencoba mencari jalur alternatif melalui Lorong Karumbing, Desa Marabhana.
Dalam perjalanan, mobil korban nyaris menyenggol sebuah sepeda motor yang dikendarai salah satu pelaku.
Meski korban telah berhenti dan meminta maaf, mereka tetap diikuti hingga tiba di Kelurahan Bosso.
Mobil korban kemudian dihadang dan kaca kanan dilempari batu. Korban juga dipukul di bagian kepala yang mengakibatkan luka robek di alis dan memar di mata kanan.
Ibnu menjelaskan, salah satu pelaku kemudian menyiramkan air panas dari termos ke arah istri dan anak-anak korban. Kejadian itu menyebabkan luka bakar serius pada tiga anak.
Mobil korban jenis Hilux juga turut mengalami kerusakan berat. Kacanya dipecahkan di beberapa bagian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September