- Kepolisian menangkap ISN di Makassar karena menipu agen BRI Link senilai Rp38,2 juta melalui transfer lima kali.
- Korban mengalami kerugian setelah ISN meminta pegawai mentransfer uang ke rekening misterius berdasarkan telepon.
- Transaksi dihentikan saat transfer kelima karena pemilik gerai curiga ISN belum menyerahkan uang tunai yang dijanjikan.
SuaraSulsel.id - Pihak kepolisian menangkap seorang wanita inisial ISN yang nekad melakukan penipuan. Dengan cara meminta penjaga gerai BRI Link untuk mengirim uang ke sejumlah rekening misterius.
Peristiwa terjadi di lapak agen BRI Link Jalan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
"Telah diamankan seorang perempuan memiliki dua anak yang melakukan penipuan dengan cara menerima telepon kemudian mengirim uang melalui BRI Link ke beberapa rekening," kata Kapolsek Tallo Ajun Komisaris Polisi Afada di Makassar, Senin (26/1).
Akibat penipuan itu, pemilik gerai mengalami kerugian sebesar Rp38,2 juta. Karena telah melakukan lima kali transfer ke sejumlah rekening yang disebutkan pelaku.
Dari pemeriksaan penyidik, ISN menyebutkan beberapa nomor rekening untuk ditransferkan uang kepada pemilik BRI Link. Pengiriman satu sampai tiga rekening berhasil dilakukan.
Namun pada saat pengiriman keempat, pemilik gerai Misnah menegur pegawainya bahwa pelaku belum menyerahkan uang, tapi diyakinkan ISN nanti setelah semua pengiriman uang baru diserahkan sekaligus.
Dan pada pengiriman kelima pemilik gerai curiga lalu menghentikan transaksi. Aagar pelaku segera menyerahkan uang tunai kepada korban.
Belakangan, pelaku tidak memiliki uang untuk diserahkan sehingga ditahan sembari memanggil polisi.
"Saat ini penyidik kami melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu fakta-fakta kebenaran yang terjadi. Tadi, hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik, bahwasanya pelaku juga baru pertama kali melakukan itu," tuturnya.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Desak GMTD Segera Serahkan PSU
Mantan Kanit Turjawali Ditsamapta Polda Sulsel ini mengatakan, dari pemeriksaan itu pelaku juga berdalih pernah ditelepon seseorang untuk mengirimkan uang seperti dilakukan saat ini, tapi dicegah suaminya bahwa itu penipuan.
Berdasarkan rekaman CCTV, Pelaku datang ke gerai membawa dua anaknya masih kecil.
Ia kemudian meminta pegawai gerai mentransferkan sejumlah uang ke beberapa rekening dengan nominal berbeda-beda.
Bukti rekaman CCTV beserta lima lembar bukti transaksi telah disita.
Korban Misnah mengemukakan awalnya percaya dengan pelaku mengirim uang melalui top up katanya untuk saudaranya.
Namun setelah dihitung pada struk ketiga transaksinya cukup besar, lalu dihentikan sementara. Tapi pelaku berjanji nanti setelah semua selesai baru dibayar tunai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Unhas Ungkap Riwayat Akademik Siti Zahra, Dokter Internship Ditemukan Tewas di Kalibata City
-
Dituduh Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Indomaret
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu