- Kelulusan seleksi nasional di Universitas Hasanuddin bersifat sementara sebelum calon mahasiswa menyelesaikan registrasi ulang.
- Peserta wajib cermat membaca panduan registrasi resmi Unhas terkait jadwal unggah dokumen dan batas akhir pembayaran UKT.
- Penilaian kelulusan kini mempertimbangkan mata pelajaran pendukung SMA yang sesuai dengan program studi yang dipilih oleh calon mahasiswa.
SuaraSulsel.id - Bagi banyak siswa SMA, melihat pengumuman "Selamat, Anda Dinyatakan Lulus di Universitas Hasanuddin" adalah impian yang menjadi kenyataan.
Namun, tahukah Anda bahwa pengumuman tersebut belum menjamin Anda resmi menjadi mahasiswa Unhas?
Sesuai arahan dari Direktur Pendidikan Unhas, Prof. Risma Illa Maulany, kelulusan di jalur seleksi nasional bersifat sementara hingga calon mahasiswa menyelesaikan tahapan verifikasi atau registrasi ulang.
Berikut adalah poin-poin penting yang wajib diketahui calon mahasiswa Unhas agar impian berkuliah di Kampus Merah tidak kandas di tengah jalan:
1. Registrasi Ulang: Penentu Sahnya Status Mahasiswa
Banyak peserta menganggap pengumuman kelulusan adalah langkah terakhir.
Faktanya, sistem Unhas (dan kampus negeri lainnya) mensyaratkan registrasi ulang sebagai bukti komitmen.
Jika Anda abai atau melewati batas waktu yang ditentukan, kelulusan Anda akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem.
Seluruh data yang dimasukkan saat pendaftaran akan diverifikasi keasliannya melalui dokumen fisik maupun digital saat registrasi ulang.
Baca Juga: Ingin Masuk Unhas Jalur Ketua OSIS? Pahami Syarat, Penilaian, dan Aturannya
2. Pentingnya Membaca Pengumuman secara Detail
Setelah pengumuman keluar, Unhas biasanya merilis panduan teknis registrasi melalui laman resmi.
Prof. Risma menekankan agar siswa membaca setiap poin dengan seksama. Perhatikan tanggal-tanggal krusial seperti:
-Jadwal unggah dokumen (Rapor/Sertifikat).
-Jadwal pemeriksaan kesehatan.
-Batas akhir pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal).
3. Memahami Mata Pelajaran Pendukung (Jalur SNBP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar