- Rusdi Masse (RMS) resmi mengundurkan diri dari keanggotaan dan posisi Ketua DPW NasDem Sulsel pada 23 Januari 2026.
- Kepemimpinan DPW NasDem Sulsel pasca RMS kini diambil alih sementara oleh Syaharuddin Alrif setelah bertemu Surya Paloh.
- RMS santer dikaitkan bergabung dengan PSI setelah terlihat bersama Kaesang Pangarep, berpotensi mengakibatkan Pergantian Antarwaktu DPR.
SuaraSulsel.id - Rusdi Masse atau RMS resmi mengakhiri kiprahnya di Partai NasDem.
Tokoh politik Sulawesi Selatan yang selama satu dekade terakhir menjadi wajah dominan NasDem di daerah itu, mundur dari keanggotaan sekaligus jabatan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulsel.
Kepastian mundurnya RMS diketahui dari unggahan akun resmi DPW NasDem Sulsel pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dalam unggahan tersebut, NasDem Sulsel menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi RMS sejak memimpin partai slogan restorasi itu di Sulawesi Selatan.
"Sejak 2016 hingga 2026, RMS telah membuktikan kerja nyata politik kemanusiaan dan keteguhan. Di tangannya, NasDem menjelma sebagai kekuatan jawara di Sulawesi Selatan hari ini," tulis akun DPW NasDem Sulsel.
Partai menegaskan, pengunduran diri RMS bukanlah akhir dari perjalanan politik NasDem di Sulawesi Selatan.
Sebaliknya, jejak kepemimpinan RMS disebut sebagai bagian penting dari sejarah partai.
"Ini bukan mundur karena kalah, tetapi karena telah menuntaskan amanah dan karya. Sejarah mencatat dedikasi, keteguhan, dan prestasi tersebut," lanjut pernyataan itu.
Informasi mundurnya RMS juga dibenarkan oleh salah satu orang kepercayaan mantan Bupati Sidrap tersebut.
Baca Juga: RMS Bersama Kaesang di Toraja, Syaharuddin Alrif Bertemu Surya Paloh
Ia menyebutkan proses pengunduran diri sebenarnya telah dimulai sejak awal Januari 2026.
"Iya, surat pengunduran diri RMS sudah disampaikan ke DPP NasDem sejak awal Januari," ujar orang yang enggan disebutkan namanya.
Pasca pengunduran diri RMS, kepemimpinan DPW NasDem Sulsel kini diambil alih oleh Syaharuddin Alrif yang juga menjabat sebagai sekretaris.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah Syaharuddin bertemu langsung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Pergantian kepemimpinan ini menandai fase baru NasDem di Sulawesi Selatan, sekaligus membuka spekulasi besar terkait arah politik RMS ke depan.
Nama RMS belakangan santer dikaitkan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari