- Tim SAR gabungan menemukan sembilan paket korban kecelakaan pesawat di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).
- Sembilan paket tersebut terdiri dari dua jenazah utuh dan tujuh temuan berupa potongan tubuh atau *body part* korban.
- Evakuasi korban dan bagian pesawat di medan ekstrem bergantung pada dukungan cuaca, menggunakan helikopter atau jalur darat.
Ia menambahkan modifikasi cuaca yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir cukup berdampak positif terhadap kelancaran operasi.
Berdasarkan evaluasi, modifikasi cuaca mampu menurunkan potensi cuaca buruk hingga sekitar 30 persen dari prediksi awal.
"Alhamdulillah, modifikasi cuaca sangat berpengaruh. Membantu mengurangi sekitar 30 persen dari prediksi kondisi cuaca, sehingga hari ini helikopter bisa kita terbangkan. Mudah-mudahan SAR darat juga bisa melaksanakan operasi dengan maksimal," ujarnya.
Syafii menambahkan, meski black box pesawat telah berhasil ditemukan pada hari keenam pencarian, fokus utama Basarnas dan Tim SAR gabungan tetap pada operasi pencarian dan penyelamatan korban.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan menemukan enam jenazah korban di lokasi jatuhnya pesawat. Penemuan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 Wita.
Informasi awal penemuan diterima Posko Operasi dari tim lapangan yang tergabung dalam jajaran Elang, mulai dari Elang 1 hingga Elang 5, yang sejak pagi melakukan penyisiran intensif di kawasan pegunungan Bulusaraung.
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengatakan laporan penemuan korban diterima secara bertahap.
Hingga pukul 10.46 Wita, jumlah korban yang ditemukan bertambah menjadi enam jenazah.
"Dilaporkan oleh tim jajaran Elang. Sampai dengan pukul 10.46 Wita, telah ditemukan enam jenazah korban," ujar Dody.
Baca Juga: Agam Rinjani Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban Pesawat di Bulusaraung
Ia menjelaskan keenam jenazah tersebut ditemukan di lokasi yang saling berdekatan.
Jarak antar titik penemuan sekitar 50 meter dari lokasi awal, dengan posisi geografis berada sekitar 250 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.
"Saat ini tim masih terus melakukan penyisiran di sektor-sektor lainnya. Kita pastikan tidak ada korban yang tertinggal," katanya.
Untuk proses evakuasi, keenam jenazah tersebut direncanakan akan diangkat menggunakan teknik jet ring.
Metode ini dipilih karena kondisi medan yang sangat ekstrem, berupa tebing curam dan jurang dengan kedalaman ratusan meter.
"Evakuasi akan dilakukan oleh tim rescue Basarnas yang sudah bersiaga dari puncak. Teknik jet ring digunakan agar proses pemindahan jenazah lebih aman dan cepat," jelas Dody.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Korupsi Bibit Nanas: Dua Pejabat Pemprov Sulsel Ikut Ditahan Bersama Bahtiar Baharuddin
-
Pemprov Sulsel Dukung Pembatasan Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
PSM Makassar Tunjuk Zulkifli Syukur, Bagaimana Nasib Tomas Trucha?
-
Kisah Yusuf, Warga Toraja Ditemukan Hidup Setelah Hampir 3 Hari Terperangkap di Kapal Karam