- Tim DVI Polda Sulsel telah memeriksa antemortem delapan keluarga korban pesawat Indonesia Air Transport di RS Bhayangkara Makassar.
- Proses identifikasi korban pesawat PK-THT yang membawa total sepuluh orang menunggu penyerahan jasad dari tim SAR Basarnas.
- Hingga kini, dua korban ditemukan meninggal dunia, namun identitas resmi belum diumumkan guna menghindari kekeliruan data.
Terkait identitas korban yang telah ditemukan di lokasi kejadian, Didik menegaskan pihak kepolisian belum dapat menyampaikannya kepada publik.
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kekeliruan atau pertukaran data sebelum proses identifikasi dinyatakan final.
"Kami belum bisa menyampaikan identitas korban yang ditemukan karena kami khawatir terjadi kesalahan data. Identitas korban akan kami sampaikan secara resmi setelah proses identifikasi oleh tim DVI selesai," tegasnya.
Hingga saat ini, tim DVI Polda Sulsel masih menunggu penyerahan korban maupun temuan lainnya dari tim SAR di lokasi kejadian.
Kendala utama pemeriksaan adalah belum diterimanya hasil evakuasi dari tempat kejadian perkara.
"Kalau di lokasi sudah ditemukan korban dan diserahkan kepada kami maka identifikasi dan pemeriksaan postmortem akan langsung dilakukan dan dicocokkan dengan data antemortem," bebernya.
Hingga kini, dua korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki, sementara korban kedua merupakan perempuan.
Namun, evakuasi korban ke posko pencarian belum berhasil dilakukan karena sulitnya medan dan kondisi cuaca.
Operasi SAR terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 masih terus berlangsung dengan melibatkan 1.200 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan untuk mencari delapan korban lainnya.
Baca Juga: Respons Basarnas Terima Laporan Smartwatch Co Pilot ATR 42-500 Aktif
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan