- Polisi mengamankan tiga terduga pelaku pembakaran rumah terkait bentrokan pemuda di Tallo pada 18 November 2025.
- Bentrokan tersebut menyebabkan 13 rumah terbakar dan mengakibatkan dua korban meninggal akibat tertembak senjata angin.
- Pelaku penembakan pertama telah ditangkap, sementara pelaku penembak korban kedua masih dalam proses identifikasi oleh kepolisian.
Karena tergolong senjata angin, penggunaannya tidak termasuk kategori senjata api yang memerlukan izin berdasarkan undang-undang darurat.
Korban Kedua Pelajar Berusia 16 Tahun
Korban lainnya, berinisial MDJ (16), seorang pelajar, juga meninggal dunia akibat tertembak senjata angin saat bentrokan di Lorong Tinumbu 148.
Menurut polisi, korban bukan sekadar melintas, tapi ikut terlibat dalam aksi penyerangan.
“Kalau orang lewat ditembak seolah-olah rawan benar di sana, tapi bukan. Dia ikut menyerang,” ujar Devi.
Pelaku penembakan MDJ hingga kini masih belum teridentifikasi.
Ancaman Hukuman Berat Menanti Para Pelaku
Jika hasil penyidikan terbukti, pelaku penembakan terancam dijerat Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 ayat 3, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara terduga pelaku pembakaran rumah akan dikenakan Pasal 188 KUHP, dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.
Baca Juga: Ratusan Aparat Sisir Dua Kampung Pelaku Bentrokan di Makassar
Polisi memastikan kasus ini akan terus diusut hingga tuntas untuk mencegah konflik susulan dan memberi rasa aman bagi warga Tallo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Tangis Bupati Gowa Pecah Lihat Kondisi Warga Miskin Ekstrem
-
Kampung Nelayan di Sulsel Ekspor Perdana Ikan Segar ke Arab Saudi
-
Waspada! Begini Rentetan Modus Jaksa Gadungan di Sulsel
-
CEK FAKTA: Benarkah Air Sinkhole di Limapuluh Kota Menyembuhkan Penyakit?
-
Begini Perkembangan Terbaru Penanganan Kasus di Morowali oleh Polda Sulteng