- Seorang hakim menebus ijazah SMP milik terdakwa anak di Makassar
- Anak itu duduk diam di kursi persidangan. Matanya menunduk, wajahnya tampak tegang.
- Pendekatan Restorative Justice, Dignified Justice, Welfare Approach, dan Sociological Jurisprudence
“Anak adalah subjek hukum yang rentan. Hakim wajib memastikan haknya untuk belajar tidak hilang hanya karena keadaan ekonomi,” ujarnya.
Pendekatan Welfare Approach pun diterapkan — berlandaskan prinsip Best Interest of the Child atau kepentingan terbaik bagi anak. Hakim menegaskan bahwa kesejahteraan anak harus menjadi prioritas di setiap putusan.
“Hukum bukan hanya untuk menghukum, tapi juga untuk memperbaiki kehidupan,” tegasnya.
Ijazah yang Menghidupkan Harapan
Berbekal kepedulian itu, Hakim Johnicol menghubungi pihak sekolah dan membantu menebus ijazah SMP anak tersebut.
Dokumen yang selama ini terkurung karena biaya, akhirnya bisa kembali ke tangannya.
Saat ijazah itu diserahkan, mata anak itu berkaca-kaca. Ia menunduk, menahan tangis yang tak kuasa disembunyikan.
“Saya menyesal dan berterima kasih kepada Bapak Hakim,” katanya lirih.
“Terima kasih sudah bantu saya tebus ijazah. Saya ingin sekolah lagi.”
Baca Juga: Kontrak Singkat, Tekanan Berat: Apa yang Diharapkan PSM dari Pelatih Baru Tomas Trucha?
Kalimat sederhana itu menggema di ruang sidang, menyentuh hati semua yang hadir. Di balik seragam tahanan, tersimpan tekad seorang anak untuk bangkit dan memperbaiki diri.
Memberi Kesempatan Kedua
Meski proses hukum tetap berjalan hingga tahap putusan, hakim memberi penekanan bahwa peradilan anak harus berorientasi pada masa depan, bukan masa lalu.
“Saya hanya ingin memastikan dia punya kesempatan kedua,” ujar Hakim Johnicol usai sidang.
“Dengan ijazah itu, semoga dia bisa melanjutkan sekolah dan membangun hidup yang lebih baik.”
Bagi sebagian orang, tindakan itu mungkin tampak kecil. Tapi bagi anak itu, bantuan sang hakim bukan sekadar menebus selembar ijazah — melainkan menebus harapan yang sempat hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar