- IPT disebut menyetubuhi siswinya berulang kali
- Modusnya mengajak korban untuk ikut bimbingan belajar secara gratis
- Sekolah harus mengaktifkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual
Kasus ini menambah daftar panjang keprihatinan publik terhadap kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
Achi menegaskan Pemerintah Kota Makassar saat ini berkomitmen memperketat pengawasan dan membangun sistem sekolah yang benar-benar ramah anak.
IPT sendiri tercatat sebagai tenaga pengajar berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kuasa hukum korban, Muhammad Ali mengungkapkan, awalnya dugaan pelecehan sebatas perabaan dan pesan mesum. Namun, pengakuan korban di hadapan penyidik justru membuka fakta mengejutkan.
Sang guru ternyata sudah menyetubuhi muridnya berkali-kali.
"Kami syok betul dengar pengakuannya. Ternyata bukan sekali, tapi berulang kali," kata Ali, Rabu, 1 Oktober 2025.
Ali menyebut, modus terduga pelaku dilakukan dengan memberikan less private kepada anak didiknya. Ia bahkan menyewa sebuah rumah di dekat sekolah demi menjalankan aksinya.
"Kejadian (pelecehan seksual) terjadi Februari sampai Juli," sebutnya.
Ali bilang, persetubuhan terjadi tak hanya sekali. Dalam sebulan, IPT diduga memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan dirinya berkali-kali.
Baca Juga: Siswa SMA di Makassar Ikut Pemilihan OSIS Serentak, Mirip Pemilu!
Terduga pelaku, kata Ali, mengancam akan menghancurkan masa depan korban jika melapor ke orang tuanya.
"Sekitar tiga sampai tujuh kali dalam sebulan. Korban diancam untuk berhubungan badan dan ancaman akan dihancurkan masa depannya karena pelaku ini wali kelasnya sendiri," sebutnya.
Hampir setahun dihantui rasa ketakutan, korban pun berani menceritakan kejadian ini kepada tetangganya.
"Tetangga ini yang bilang ke ibu korban," ucapnya.
Ali menjelaskan, ibu korban sempat datang ke sekolah untuk meminta penjelasan. Namun pihak sekolah membantah dan tidak percaya.
Karenanya, orang tua korban meminta pihak sekolah untuk melakukan pemeriksaan terhadap guru tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu
-
MYP Paket 1 Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan
-
Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia
-
Mutasi Besar-Besaran! Ini Daftar Lengkap 4 Kapolda Baru di Sulawesi
-
Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan