Sosok itu paling sering menampakkan diri menjelang maghrib.
"Ada pegawai yang tugas di situ (Baruga Lounge) sering kesurupan," sebutnya.
Yang membuat Hasnah dan rekannya semakin yakin dengan keberadaan penghuni lain di kantor itu adalah posisi kursi yang sering berubah.
"Kami kan yang bersihkan dan atur semua kursi sebelum pulang sore hari. Tapi besok subuhnya posisinya itu berubah arah, padahal tentu saja belum ada pegawai yang datang," jelasnya.
Kisah mistis lain datang dari Imanuel, petugas kebersihan yang bertugas di lantai tiga.
Ia mengalami kejadian yang membuatnya enggan lagi naik ke lantai tersebut seorang diri.
"Waktu itu sekitar subuh, saya hendak buka pintu ruangan. Tapi sebelum tangan saya menyentuh gagang, pintunya sudah terbuka sendiri sangat pelan dan berbunyi seperti di film horor. Sampai sekarang merinding kalau ingat itu," kata Imanuel.
Sejak kejadian itu, Imanuel memilih menunggu teman datang atau matahari terbit sebelum naik ke lantai tiga. Ia tak ingin mengalami kejadian aneh yang sama.
Kejadian lain bahkan lebih menakutkan. Seorang rekan mereka, kata Imanuel, pernah ditampar oleh sosok hitam besar yang melintas dengan sangat cepat.
Baca Juga: Jasa Penggalian Kuburan di Makassar Gratis atau Berbayar? Ini Penjelasan Dinas Lingkungan Hidup
"Posisinya lagi menyapu, tiba-tiba ada yang sambar pipinya seperti ditampar keras. Tapi pas dilihat tidak ada apa-apa hanya bayangan hitam. Itu subuh hari, belum ada pegawai yang masuk. Ini anak sampai pingsan," cerita Imanuel.
Fenomena menyeramkan tak berhenti disitu. Dinda, seorang PNS yang sering lembur di kantor gubernur juga mengaku kerap "dikerjai".
Ia bercerita bahwa sering terdengar suara bel pintu berbunyi berulang kali. Namun, ketika pintu dibuka tidak ada siapa pun.
"Kejadian di lift juga lampu mati-nyala sendiri. Yang bikin merinding karena kejadiannya biasa maghrib," katanya.
Hingga kini kisah-kisah mistis itu masih menjadi cerita turun-temurun di lingkungan kantor gubernur Sulsel. Tim program televisi Dunia Lain bahkan sempat berencana meliput kejadian menyeramkan di kantor ini, tapi tidak mendapat izin.
Para pegawai dan pekerja kebersihan mengaku mereka sekarang sudah terbiasa dan memilih menghormati "penunggu kantor" tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan
-
Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter
-
Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari
-
Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
-
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya