Mimpi Rektor yang Akhirnya Berlayar
Bagi Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (akrab disapa Prof. JJ), kehadiran kapal ini seperti mimpi yang jadi kenyataan.
Sejak lama, JJ punya visi besar untuk menjadikan Unhas sebagai pusat pengembangan maritim.
Dulu, fasilitasnya mungkin belum lengkap, tapi sekarang Unhas Explorer 2 hadir sebagai bukti nyata.
“Kapal ini akan kami manfaatkan untuk mendukung program-program strategis, salah satunya dalam implementasi perikanan terukur yang berbasis riset dan teknologi, sehingga sumber daya laut dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan,” jelas Prof JJ.
Dengan kapal ini, Unhas siap berkontribusi lebih besar untuk Indonesia sebagai negara kepulauan.
Dari Kapal Sitaan Jadi 'Jagoan' Riset
Eh, tapi tahu nggak sih, ada cerita super unik di balik gagahnya Unhas Explorer 2?
Ternyata, kapal ini dulunya adalah kapal penangkap ikan purse seine milik nelayan Vietnam.
Baca Juga: Dosen Unhas Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Ini Tindakan Tegas Rektor
Kapal ini disita negara dan kemudian dihibahkan oleh Kejaksaan Agung RI kepada Unhas pada akhir 2023 lalu.
Setelah melalui proses renovasi biar makin ciamik, kapal ini pun siap mengemban tugas baru sebagai kapal riset. Keren banget transformasinya.
Spesifikasi Gahar Si Penjelajah Laut
Untuk sampai ke Makassar, Unhas Explorer 2 menempuh perjalanan laut yang nggak main-main, lho!
Berlayar dari Batam, kapal ini menempuh jarak sekitar 2.150 km. Biar nggak penasaran, ini dia spesifikasi singkatnya:
Material: Kayu dilapis fiberglass (kuat dan tangguh!)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
-
5 Fakta Kasus Dugaan Penipuan Putri Dakka: Dari Skema Umrah hingga 'Serang Balik' Polisi
-
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp935 Miliar untuk Pembangunan Luwu Raya di APBD 2025
-
Golkar Sultra Pasang Badan: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden!
-
Putri Dakka Bantah Jadi Tersangka, Akan Laporkan Penyidik ke Propam