SuaraSulsel.id - Jumat, 18 Juli 2025 menjadi hari yang cukup sibuk bagi Tim Penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar.
Sejak pagi, mereka sudah berjibaku membantu warga menghadapi masalah yang mungkin tampak sepele, tapi di lapangan ternyata cukup bikin panik.
Kejadian pertama datang dari kawasan ruko Tamalanrea. Saat itu, beberapa karyawan hendak keluar untuk makan malam. Mereka mengira masih ada orang di dalam ruko, tetapi tak disangka, folding gate besi justru terkunci otomatis dari dalam.
Celakanya, kunci cadangan yang mereka bawa tak bisa digunakan. Sadar situasi semakin genting, salah seorang warga segera menghubungi petugas penyelamat.
Tak butuh waktu lama, satu unit dan lima personel meluncur ke lokasi. Berkat kerja sama antara petugas dan pelapor yang setia mendampingi sejak awal, pintu ruko akhirnya berhasil dibuka. Sebuah kepanikan kecil pun berakhir lega.
Belum sempat beristirahat panjang, petugas kembali menerima permintaan bantuan yang berbeda. Kali ini datang dari seorang remaja yang tampak gelisah.
Sebuah cincin yang melingkar di jari tengah tangan kirinya tak bisa dilepaskan.
Meski kelihatannya hanya masalah kecil, rasa sakit dan cemas tentu jadi beban tersendiri.
Proses evakuasi dimulai pukul 10.50 WITA. Hanya lima menit berselang, tepat pukul 10.55 WITA, cincin berhasil dilepaskan.
Baca Juga: Orang Tua Siswa di Makassar Keluhkan 'Jalur Belakang' Masuk SMP Negeri, Disdik Ungkap Fakta
Operasi singkat ini berjalan aman, tanpa melukai tangan si remaja, dan disambut senyum lega.
Sore harinya, saat sebagian orang mungkin bersiap mengakhiri hari, petugas Damkar Makassar kembali bersiap menghadapi panggilan berikutnya.
Kali ini, seorang warga melaporkan pintu mobilnya terkunci otomatis ketika ia hendak mengambil barang di dalam. Tak ingin menunggu lebih lama, satu unit dan lima personel kembali melaju ke lokasi.
Dengan sigap, mereka menggunakan pompa air bag, dua obeng, alat jerat, dan hooligan tool. Tepat pukul 15.40 WITA, pintu mobil berhasil dibuka. Semua berlangsung aman dan terkendali.
Sehari penuh, petugas Damkar menunjukkan kesiapan mereka menghadapi situasi apapun – mulai dari ruko yang terkunci, cincin yang nyangkut, hingga mobil yang tak bisa dibuka.
Meski terlihat sederhana, bantuan ini membawa rasa aman dan nyaman bagi warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II