SuaraSulsel.id - Ada yang berbeda di Kabupaten Luwu pada awal Juli 2025 ini. Di tengah semangat olahraga yang terus menggeliat, sebuah turnamen domino berskala besar siap mengguncang panggung olahraga tradisional Sulawesi Selatan.
Bukan sekadar permainan warung kopi, domino kini resmi naik kelas.
Open Tournament Domino Menpora Cup 2025 yang digagas oleh Higgs Games Island (HGI) dan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Luwu. Akan berlangsung meriah pada 4–6 Juli 2025 di Tribun Lapangan Andi Jemma, Belopa.
Turnamen ini tak main-main. Diperkirakan akan diikuti lebih dari 3.000 peserta dari berbagai penjuru daerah.
Angka ini bukan hanya menunjukkan antusiasme publik, tapi juga bahwa domino kini benar-benar telah mendapatkan tempat di hati masyarakat. Sebagai olahraga intelektual yang patut diperhitungkan.
Finn, Project Manager dari HGI, menyebut turnamen ini sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga tradisional yang penuh strategi.
“Ini akan menjadi salah satu kompetisi domino terbesar di wilayah Sulawesi Selatan tahun ini,” ujar Finn dalam rilis resminya pada Jumat, 27 Juni 2025.
Ajang ini tak hanya digerakkan oleh komunitas penggemar, tapi juga mendapatkan sokongan penuh dari pemerintah.
Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, seperti Menteri Pemuda dan Olahraga, Gubernur Sulsel, Bupati Luwu, hingga jajaran legislatif dan keamanan daerah.
Baca Juga: Luas Wilayah Sulsel Berkurang Ribuan Kilometer, Jadi Milik Siapa?
Momen ini menjadi penanda penting. Domino tak lagi hanya milik ruang keluarga atau tongkrongan sore, tapi telah diangkat menjadi simbol olahraga tradisional yang memiliki nilai prestisius dan layak diperjuangkan.
Format Gabungan Online–Offline
Uniknya, turnamen ini mengusung format gabungan—online dan offline—yang memberi warna modern pada kompetisi klasik.
Babak kualifikasi digelar secara daring pada 20–28 Juni 2025, sementara final atau yang mereka sebut "Smash Off" akan berlangsung langsung di Belopa pada 4–6 Juli.
Format seperti ini bukan hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi para pemain dari berbagai daerah.
Pemain pemula hingga profesional kini punya panggung untuk adu kecerdasan dalam strategi dan kalkulasi yang cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT