Warga dan tim BPBD langsung melakukan penanganan darurat pada malam kejadian.
Petugas BPBD dibantu TNI, Polri, dan warga sekitar membersihkan material longsoran.
Material tanah yang menimbun jalan dibersihkan agar bisa dilalui kendaraan roda dua.
Amson menyatakan jalan kini bisa dilintasi motor, meski alat berat tetap dibutuhkan.
“Jalan sudah bisa dilalui roda dua, tapi perlu alat berat untuk pembersihan maksimal,” katanya.
Ia menambahkan kondisi banjir di Desa Baloli dan Radda kini perlahan mulai surut.
Namun, beberapa lokasi masih terlihat tergenang air meski tidak lagi meluas seperti semula.
BPBD mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan susulan masih mungkin terjadi.
Amson juga menyampaikan bahwa Luwu Utara merupakan wilayah yang rawan bencana alam.
Baca Juga: Borong Dagangan Warga, Gubernur Sulsel Sentuh Hati Pedagang Kecil di Pemandian Air Panas Pincara
Daerah ini memiliki kombinasi topografi pegunungan, sungai, dan dataran rendah yang kompleks.
“Lutra ini daerah tiga dimensi: ada pegunungan, sungai terbanyak, dan daratan rendah,” jelasnya.
Menurutnya, karakter geografis itu membuat Luwu Utara rentan terhadap longsor dan banjir.
BPBD Luwu Utara diminta tetap siaga setiap kali curah hujan tinggi turun di wilayahnya.
“Kalau hujan deras, teman-teman BPBD Lutra selalu siaga dan pantau lokasi rawan,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat juga lebih peka dan cepat melapor jika ada tanda-tanda bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring